
“ Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal soleh dan berkata :sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerahkan diri”
[QS Fushilat : 33]
Berbahagialah, jika hingga saat ini engkau masih hidup bersama dakwah. Berbahagialah, jika detik ini tugas mulia itu masih kau jaga dan menjadikannya mutiara dalam setiap nafasmu. Ketika engkau pergi membawa cahaya dan memasuki lorong-lorong gelap dan terjal, maka itulah dakwah. Ketika engkau menyapa semua warna dan mensibghahnya dengan warna putih yang kau punya, maka itulah dakwah. Semua warna ada dengan segala keunikannya. Bahkan warna hitam pun akan menjadi coklat jika kau sibghah dengan warna putihmu.
‘Nahnu du’at qobla kullu syai’in’. kita adalah penyeru sebelum yang lain. seperti yang difirmankan Allah dalam ayat di atas. Betapa jelas, bahawa tidak ada seruan yang lebih baik daripada seorang yang menyeru kepada Allah. Karena setiap kata-kata yang keluar dari mulut mereka adalah cahaya. Setiap kebaikan yang diucapkan dan dilakukan adalah cinta. Maka, bisa jadi seruan itu akan mengantarkan orang-orang yang diseru pada hidayah. Begitulah dakwah.
Dakwah adalah sebuah perjalanan yang tak akan berakhir kecuali nafas terakhir yang kau punya meninggalkan raga. Dakwah adalah kehidupan yang selalu dan setiap saat menempel ditubuhmu, menjadikanmu wangi disisiNya. Memang, perjalanan dakwah bukanlah perjalanan yang menyenangkan. Terjal, penuh rintangan. Tapi, ingatlah bahawa ketika tugas berat itu telah selesai kau rampungkan, ada sebuah hadiah istimewa dariNya, ada kado syurga untukmu, ada kebahagiaan yang belum pernah terpikirkan selama engkau hidup di dunia. Maka, biarkan dakwah membalut setiap gerak gerimu, setiap kata, setiap tulisan-tulisanmu.
Tapi jangan lupa bahawa pada akhirnya perjalanan dakwah yang kita lalui memerlukan sebuah kepasrahan jiwa, ketundukan hati untuk menyerahkan hasil sepenuhnya pada Rabbul Izzati. Tawakal! Karena hanya DIA yang mengetahui, segala hal yang terbaik bagi hambaNya.

0 ulasan:
Catat Ulasan