Skinpress Rss

Khamis, 28 Jun 2012

THE PARCEL

0



The parcel I had posted today,
With all types of feeling accompanied me
Curious, palpitated, worries dominated my soul
It’s actually a simple parcel…
Chocolate-brown wrapped as other parcels
With my best handwriting and stamps
I wish the postman will be able to read it and quickly send it to you

The parcel I had posted yesterday,
It will undergo several procedures to fly up the sky and reach you
It was a simple parcel…
But I’m pretty sure that it will be the parcel that make you happy
I had send off several parcels before
But none are as special as this one
 Because I know you’ll be waiting it at the other side of the ocean

The parcel I had posted last week,
It still didn’t reach you as I hope it will..
Waiting patiently is the only choice left for us to take
You have waited for it for the whole week at the quarter round of the world
But it doesn’t reach you.. not at all..
Mr. Postman, please! Please! Please!
That simple parcel, even not tremendously expensive
It bring someone a little joy to have it..
Well I think it’s important.. at least for us…

The simple special parcel, had gone beyond delivery limit
But we still would not give up.. still  hoping that it will come..
That simple important parcel that brings joy…

Amni_shamrah
28 June 2012
08.00pm

Sabtu, 23 Jun 2012

WEDDING OF THE YEAR

0




Menghadiri pernikahan salah seorang teman sejawat. Ichot. Alias Mirza dengan pasangannya Oriza. Terkejut melihat betapa megah dan istimewanya majlis ini. Bila ditelusuri rupanya Ichot adalah anak kepada salah seorang politikus Makassar. Pantas saja jalan ke Clarion Hotel macet total.

Kamis, 21 Juni 2012 | 20:38:08 WITA | 277 HITS
Pernikahan Adat ala Mirza dan Oriza
Rossa Guest Star, Amin Rais Jadi Saksi 
Dok Pribadi
CERIA. Mirza dan Oriza menunjukkan keceriaan saat berpose di Marina Bay, Singapura, beberapa waktu lalu.
BERITA TERKAIT:
»
»
»
»
»
MAKASSAR, FAJAR -- Nama Mirza dan Oriza mungkin belum familiar bagi warga Kota Makassar. Tapi orang tua keduanya, Andry S. Arief Bulu dan Yusran Paris bukan nama baru di kota ini. Mirza putra pertama dari Andry S. Arief Bulu dan Maya Rahmawati, sedangkan Oriza putri pertama Yusran Paris dan Yasmin Nuraeny.

Sabtu 23 Juni mendatang, Mirza dan Oriza akan mengikat janji suci dalam akad nikah dan resepsi yang digelar di Phinisi Ballroom Grand Clarion Hotel & Convention Makassar. 
Pernikahan ini menjadi salah satu royal wedding selain pernikahan putra pengusaha Rizal Tandiawan yang juga digelar di bulan yang sama. 

Mirza yang dihubungi FAJAR kemarin, menampik pesta pernikahannya sebagai pesta yang megah. "Tidak berlebihan kok. Ini full adat. Benar-benar akad nikah sesuai adat, baik dari Bugis maupun dari Makassar. Jadi semacam perkawinan adat Bugis dan Makassar. Kebetulan saya dan Oriza datang dari dua keluarga besar," tutur Mirza.

Bersatunya dua keluarga besar dari dua partai yang berbeda juga bakal mempertemukan para tokoh dari Demokrat maupun PAN. Mirza menyatakan, yang sudah pasti hadir adalah pendiri PAN Amin Rais. Untuk guest starnya sendiri, salah satu diva Indonesia, Rossa juga dipastikan datang. 

"Alhamdulillah, Rossa akan hadir di resepsi dan menghibur para undangan. Ini sesuai dengan rencana kami berdua," ujar Mirza.
Mengenai prosesi adat, Mirza memastikan prosesi yang biasa digunakan calon pengantin Bugis Makassar, itu juga yang ia akan lalui. Seperti mappasili, mappaci, sampai mapparola.
     
Penuh Bunga

Satu hal yang berbeda pada resepsi Mirza dan Oriza adalah sentuhan bunga di mana-mana. Menurut Mirza, berbagai jenis bunga akan menghiasi tempat resepsi mulai dari pintu masuk sampai ke pelaminan.
"Khusus aksen bunga ini ditangani sendiri oleh Koya. Kami mempercayakan semuanya pada Koya termasuk dalam memilih jenis bunga yang akan dihadirkan," urai Mirza. (una)

Waduh!! Difikirkan disatu sisi kasihan si Ichot harus menjalani kehidupan yang tidak pernah mengenal erti kekurangan. Mungkin dia sudah terbiasa. Tidak hairan jika dia membawa maid dan mesin cuci sewaktu KKN dulu. Kerna memang semulanya dia terlahir di keluarga politikus kelas atas. 

Tapi sebenarnya pernikahan bukan Cuma persoalan adat dan kemegahan.
Menghadiri proses pernikahan yang begini membuat diri mengimbas kembali pelajaran baitul muslim.. pernikahan yang berkah..yang terasa sakinahnya.. mawadahnya..tak perlu terlalu mewah terlalu megah. Cukup sederhana saja. Mengikut adat boleh-boleh saja asal tidak melanggar syariat dan adab. Berbelanja bisa saja tapi biarlah yang member manfaat. Pernikahan yang berkah itu yang sederhana tidak membazir tapi di dalamnya orang berdatangan untuk mendoakan.. Di saat seseorang melaksanakan aqad pernikahan, maka ia akan mendapatkan banyak ucapan do’a dari para undangan dengan do’a keberkahan sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW; “Semoga Allah memberkahimu, dan menetapkan keberkahan atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.” Do’a ini sarat dengan makna yang mendalam, bahwa pernikahan seharusnya akan mendatangkan banyak keberkahan bagi pelakunya. 

Khamis, 21 Jun 2012

NEGERIKU

0



Mahukan mendengarkan kisah negeriku? negeri yang menjadi terkenal ke negera jiran kerna "kasus Manohara" dan Sultan Zalimnya.. negeri yang orang bilang rakyatnya menderita kerna kekejaman rajanya.. mahukan kamu mendengarkannya sebentar? aku akan menceritakan ia kepadamu.. kisah negeriku yang terpencil.. yang disisihkan  dari pemerintah pusat. negeri yang ekonominya disekat. negeri MISKIN.. itu yang orang lain bilang..dengarkanlah..





:: KELANTAN DARUL MISKIN ::.

Di negeri miskin itulah,
Mempunyai seorang Sultan, kesayangan rakyat.

Di negeri miskin itulah,
Jual beli dihentikan bila azan berkumandang..

Di negeri miskin itulah,
Selebriti wanita popular tanah air bertudung ayu..

Di negeri miskin itulah,
Berebut ibu ayah mendaftar anak di Maahad Tahfiz Sains..

Di negeri miskin itulah,
Diperkenalkan sistem gadaian Islam Ar-Rahnu menolak riba..

Di negeri miskin itulah,
Kerja 5 hari seminggu mula berkuatkuasa..

Di negeri miskin itulah,
Hari Jumaat dijadikan hari menuntut ilmu agama..

Di negeri miskin itulah,
Cuti bersalin mula ditambah dari 40 ke 60 hari..

Di negeri miskin itulah,
Elaun Menteri Besar dipotong untuk Tabung Serambi Mekah..

Di negeri miskin itulah,
Amalan memberi cenderamata kepada pemimpin dihentikan..

Di negeri miskin itulah,
Waktu bekerja pada bulan Ramadhan dipendekkan..

Di negeri miskin itulah,
Cuti iddah diberikan khusus kepada kakitangan wanita yang kematian suami..

Di negeri miskin itulah,
Tak mungkin sekali kelihatan pawagam dan tempat hiburan..

Di negeri miskin itulah,
Papan tanda cara menjaga aurat ditayangkan..

Di negeri miskin itulah,
Peringatan waktu solat di sepanjang jalan..

Di negeri miskin itulah,
Ramai orang mengenal mula mengenal Tuhan..

Di negeri miskin itulah,
Lahirnya tokoh-tokoh islam terkenal..




~narrated by: I Love Kelantan~

Rabu, 20 Jun 2012

MIDDLE OF EXAM MODE

0


Hey, it's a kind of busy right here.. the exam is around the corner and super serious plus tension environment surrounded me. what's make the things quite uncomfortable is that i'm catching a flu again.. tropical fever to accompany my critical exam.. S-U-R-G-E-R-Y.. just hoping that i would not get fainted in front of my examiner again.. NOT AGAIN, please for a GOD's Sake!!

i won't say much but then it's annoying to see no improvement in this blog.. so can't help myself to scratch something on it..haha..

let just istigfar together and let's pray..astagfirullahal adzim..

"circle of Willis, corona mortis.. climbing to the edge of cliff and we had nothing except the faith in Allah SWT.. trust in HIM..full hearted!! whether HE'll catch us when we fall or HE'll teach us how to fly"

Isnin, 18 Jun 2012

REHLAH AKBAR

0



Selalu ada masa-masa sulit yang harus dilewati dalam hidup. Masa-masa sulit itu sering kita beri nama macam-macam. Kadang kita sebut dia ujian, cobaan, musibah atau azab. Tergantung sejauh mana kita melihat dan menyetujuinya.

Lepas dari department Surgery seolah suatu kebebasan mutlak yang mengundang kebahagiaan tingkat atas. Ustazah menghantar sms mengajak untuk ikut serta dalam Rehlah Akbar anjuran PKS. Ya, lama rasanya hati tidak direndam dalam suasana iman hingga ia keras dibakar fatamorgana dunia. Menjalani 11 minggu di bedah benar-benar fase getir yang menguji ketaqwaan. Dalam segala aspek. Baik pakaian, pergaulan, pertuturan, adab dan sebagainya. Mana tidaknya pakaian seragam bedah itu saja sudah menjadi bukti yang kukuh. (not very islamic way). bahkan ada yang tidak membenarkan memakai jilbab di ruang operasi. Dan sebagai mahasiswa, kami tidak bisa melakukan banyak perlawanan. hanya yang melanggar prinsip harus ditinggalkan dengan tegas. no excuse!!

Belum bercerita soal jam kerja yang seolahnya setiap hari berada dirumah sakit. Bedah tidak mengenal apa itu siang dan malam, jam dan menit.. apakan lagi hari libur atau hari minggu. Setiap hari paling cepat dibenarkan pulang jam 8 atau 9 malam, paling cepatpun jam 5 hingga 6. Hari minggu pula digunakan untuk melapor subdivisi. Pendek cerita untuk menghadiri liqa tiap minggu seperti tantangan yang maha besar dan serba tidak mengizin. Meski teman-teman tetap menjalankannya tiap pecan, bisa dihitung dengan jari berapa kali diri berkesempatan menyertainya hingga selesai meski kami berusaha sedaya mungkin untuk memfleksibelkannya. Selebihnya diri hanya sempat bersembang kosong atau bersarapan pagi bersama anggota liqa atau mengikuti sebagian dari prosesnya sebelum berangkat ke rumah sakit. Apalagi liqa dengan ustazah yang hanya 2 kali sempat dihadiri dalam fasa ujian itu.

Astagfirullahal adzim.. padahal sudah berkali-kali pakcik dan makcik, ayah dan umi ingatkan bahawa jangan pernah sesekali menjadikan kesibukan itu sebagai alasan untuk kita meninggalkan tarbiyah. Hati yang lama jauh dari tarbiyah akan mengeras dan tidak perasa. Tidak peka dan tidak sensitive dengan dosa yang mengintipnya. 11 minggu tanpa pengisian rohani yang mapan itu ibarat kali nol. Benar-benar terasa lesunya jiwa, letihnya jasmani dan penatnya fikiran menghadapi sandiwara yang dilakonkan di pentas kehidupan seharian. Mungkin ini juga bagian dari tarbiyah buat diri. Untuk belajar lebih cermat dan pintar mengatur waktu. Teringat 10 ciri mukmin yang digariskan oleh Imam As-Syahid Hasan Al-Banna, salah satu daripadanya adalah teratur urusannya dan bijak menyusun waktu. Semoga ini menjadi pelajaran penting dalam kehidupan seterusnya.

Tiba di Akarena jam 8.30 pagi. Sudah ramai disana. Dari orang dewasa, hinggalah mahasiswa remaja belia dan anak-anak turut meramaikan. Acara sukaneka sedang berlansung. Diiringi nasyid Bekerja Untuk Negeriku dari Izzatul Islam. Menghayati bait per bait benar-benar menggetarkan jiwa. Melihat telatah anak-anak yang berlari-lari kecil, mendekap balon warna warni dan membawa tepung dalam sudu sangat lucu. Subhanallah.. bahagia rasanya taman islami yang coba dibina untuk mencetak jiwa-jiwa mujahid mujahidah junior yang tangguh untuk menebarkan wangian Islam ke penjuru dunia. Mungkin ini kelihatannya seperti usaha kecil. Namun ketahuilah bahwa usaha kecil ini akan melahirkan jiwa-jiwa besar yang akan membawa dampak besar pada dunia..

Selesai sukaneka, setiap keluarga sibuk mencari tempat masing-masing untuk rehlah. Anak-anak, remaja dan mahasiswa kelihatannya tidak kuat lagi menahan diri dari godaan air. Semua masuk beramai-ramai.. sang ikhwannya ditengah sementara akhwatnya dibelah yang tersembunyi. Tak kurang yang mengabadikan momen-momen kebersamaan ini di kamera digital. Kami menyertai keluarga ustazah untuk rehlah. Meski dengan makanan yang saling berbagi-bagi tapi momen itu cukup bermakna untuk membina syu’ur dalam hati kita. sederhana sekali. Berkelah bersama-sama. Itu saja. Tidak ada materi ruhani. Tidak ada laungan takbir. Hanya semata-mata rehlah. Tapi rehlah dalam suasana saling mencintai kerana Allah. Itu yang harganya mahal. Saling berbagi dan mementingkan antara satu sama lain, itu sudah menjadi materi cukup berharga buat hari ini. Alhamdulillah..

Ahad, 17 Jun 2012

MY SPECIAL HERO

0


Special Hero

© Christina M. Kerschen

When I was a baby, 
you would hold me in your arms.
I felt the love and tenderness, 
keeping me safe from harm.
I would look up into your eyes, 
and all the love I would see.
How did I get so lucky, 
you were the dad chosen for me.
There is something special 
about a father's love.
Seems it was sent to me 
from someplace up above.
Our love is everlasting, 
I just wanted you to know.
That you’re my special hero 
and I wanted to tell you so.


~ actually, i don't need this special date to wish you Happy Father's Day but it just a formality.. the most important is that you always know that EVERYDAY I LOVE YOU!!~

Sabtu, 16 Jun 2012

HAVE YOU THANK ALLAH?

0


Tuhan mengizinkan kita disakiti ,agar esok kita tahu cara utk mengubati orang yg terluka ..
Tuhan membuat kita menangis ,agar esok kita mampu menghibur orang yg bersedih ..
Tuhan menjadikan kita manusia dgn kelemahan dan kelebihan ,agar kita sedar dan tahu bahawa dengan hanya BERDOA DAN BERUSAHA ,
Tuhan akan menjadikan segalanya indah pada waktunya 



Baik sangka dengan Allah.. ^__^

Khamis, 14 Jun 2012

TAKE CARE OF WOMEN

0


Huda Ghazali wrote:

In Islam A Woman is always under the care of someone,

When she is young, she is under the care of her parents.
When she is married, she is under the care of her husband.
When she is old, she is under the care of her children.
These are her guardians and wordly protectors.

Look at how ALLAH takes care of them from Birth till Death.
Alhamdulillah.

Isnin, 11 Jun 2012

SORE DI WORKSHOP

0




Menginjak tahun ke-5 keberadaan diri di Makassar baru tahu tempat yang namanya Workshop, Bandar Mahasiswa yang letaknya di belakang Kampus Merah Unhas, tempat mahasiswa menyewa kosan alias (rumah sewa)… murah meriah makanan disana.. melewati jalanan kecil itu bersama Rahmah, teman terbaikku membuatkan ia menjadi taman kenangan. Sejak menjalani fase co-assistancy fase kedua, baru diri berpeluang sering bertemu dengan Rahma di Rumah Sakit. Kerna beliau juga stase Bedah. Meski tidak satu bangsal namun hampir sama jadual kerjanya..


-----------------n------a--------r-r---a------------t--------i----------o-------n------------------
Kamu tahu Rahma, kali pertama kamu mengajakku minum es kelapa di Workshop, saat itu sangat canggung kurasa. minum di warung tepi jalan dan tepi parit besar sepertinya kurang hyginis. Namun aku suka suasananya. Suka saat menjalani detik-detik itu bersamamu.. hingga ia menjadi rutinitas kita kapan ada kelapangan waktu setelah jam kerja. Mungkin es kelapa itu hanya alasan supaya kita bisa duduk-duduk sambil bercerita tentang banyak hal. Melepaskan beban dan tekanan yang memberat di pundak. Iya hanya sepenggal waktu disela kesibukan untuk terus menuai sayang dan menghidupkan rasa.

Aku suka saat kita berkongsi sepiring nasi goreng demi membeli sedikit waktu bersama, suka saat kita bolak balik menyusuri jalanan kecil Workshop untuk mencari bengkel gara-gara ban motor yang sempat bocor..saat keringat jantan menuruni jidat dan kita sama-sama tertawa lucu saat akhirnya ketemu bengkel disudut masuk Workshop.. Aku suka saat kita berhujan-hujan ke sana, dan tetap memesan es kelapa dikala hujan keras menyimbah bumi, meminumnya dalam keadaan menggigil gara-gara kamu lagi ingin sekali..  Aku suka saat kita menebalkan muka untuk berfoto-foto disitu meski orang-orang pada hairan, “kok foto di warung begini??”..Workshop ini sepertinya hanya milik kau dan aku.

Saat kamu mengatakan bahawa kamu akan pergi sedikit waktu lagi,menyeberang laut ke tempat kakakmu, ia seperti sayatan-sayatan kecil yang merobek-robek pembungkus hati yang punya selirat saraf terkaya. Menyakitkan. Tidak tahu kapan kamu akan kembali.. saat kamu pergi jauh, akan adakah lagi peluang untuk kita menjalani hal-hal sederhana seperti ini lagi? Minum es kelapa di warung sederhana.. bercerita hal yang sederhana.. Haruskah semua orang yang akrab denganku pergi sejauh itu? Meski tidak menggunakan paspor dan visa untuk merentas wilayah, namun hamparan laut yang luas membuatkan pertemuan itu menjadi hal yang mustahil. Saat hanya diperbolehkan untuk merindu, tapi tidak lagi berharap untuk bertemu..

Rasa begini sudah cukup menua.. kerna merindui itu sangat melelahkan. Saat waktu akan merubah kita masing-masing. Dan nanti, untuk bertanya “gimana kabarmu?” juga sudah kedengaran agak canggung. Paling-paling “baik” dan diam lagi…Aku tahu, kita akan berpisah juga pada akhirnya..namun tidak secepat ini.. sungguh tidak secepat ini. Tidak bisakah perpisahan itu ditangguhkan dulu? Tidak bisakah kita menghidupkan lebih banyak waktu..   Aku sudah cukup lelah untuk merindui Fit.. Kak Anhy.. Iyan.. Ochy dan sekarang kamu lagi..

Seorang pernah berkata “jangan pernah putus untuk berharap. Jangan pernah berkata selamat tinggal tapi berkatalah semoga bertemu lagi..”
Selalu ada harapan untuk sebuah pertemuan..

Khamis, 7 Jun 2012

JALAN CINTA PARA PEJUANG

0


Memaknai batas kadang memberi kita permakluman untuk mengambil ‘udzur. Selalu ada pembenaran atas setiap langkah mundur yang kita ambil. Selalu ada alasan untuk berlama-lama di tiap perhentian yang kita singgahi. Tetapi di jalan cinta para pejuang, para kstaria agung itu bertanya pada hati. Dan mereka menemukan jawab yang membuat jiwa menari di atas batas, meski jasad harus bersipayah mengimbanginya. [FR]

Rabu, 6 Jun 2012

BTKV

0



Minggu 8. Satu minggu yang memenatkan. Tapi yang paling banyak pembelajaran yang diri dapatkan di bedah. Bedah Toraks KardioVaskuler (BTKV) benar-benar sebuah subdivisi yang menjalankan system yang berdiri tersendiri. Dikelola oleh satu-satunya Spesialist cardiothoracic surgeon di Wilayah Indonesia Timur.  Dr.M.Nuralim Mallapasi,SpBT(KV). Seorang yang sangat dihormati, digeruni kerna caliber beliau. Beliau mendidik para dokter residen dan co-assisten sendirian dengan system yang rapid an terancang.

Sebelum melangkah ke dalam bagian ini, diri sudah mendengar banyak cerita dan banyak kabar angin yang beredar. Yan baik dan yang jelek. Dan pastinya lebih banyak yang jelek, memandangkan bagian ini adalah salah satu bagian terberat dan paling rentan untuk “ditembak” minggu alias Tuming (turun minggu)*.  Asbab utama yang membuatkan rentan ditembak di BTKV adalah kerana kelemahan ingatan mahasiswa yang susah untuk menghafal pasien. Dibagian ini, kita dituntut untuk mengenali dan mengetahui details pasien dibagian ini. Baik dari bed pasien hinggalah post-operasi hari ke berapa, kenapa bisa dioperasi apa komplikasi yang dialami dan obat-obat yang dikosumsi oleh pasien.

Aturan mainnya, kita semua harus menginap selama 1 minggu di rumah sakit dan memakai jadual bertugas dengan system rolling per 12 jam. Berarti kita berpeluang untuk mempelajari semua kasus yang didapatkan oleh BTKV saat itu. Jika hari ini kita ditugaskan stase di ward Pavilliun Palem, malamnya kita akan bertanggungjawab atas pasien yang berasa di ward/ lontara 1 Interna. Ward yang paling ramai pasien yang harus ditangani. Satu tim terdiri dari 2 co-asisten dan 1 dokter residen. Nah disini kita diharapkan untuk mempelajari penyakit dan memperdalamkan dan mempertajam anamnesis dan pemeriksaan fisik pada pasien dengan bimbangan dari dokter residen. Tergantung bagaimana kita sama-sama membina kekompakan dan saling menyesuaikan diri dengan teman tim dan dokter residennya. Pokoknya kita sama-sama dalam proses pembelajaran dan dibawah tekanan yang sama.

Visite pagi dengan boss (dr.Nuralim SpBTKV)  adalah saat yang paling menggetirkan dan mendebarkan. Kerna permainan harian boss sangat tidak tertebak. Boleh jadi hari ini, beliau meminta tim yang bertanggungjawab atas ward tertentu untuk  lead (istilah bagi orang yang ditunjuk untuk mengarahkan jalan ke kamar pasien), sesuai dengan tempat tugas masing-masing, adakalanya pula, boss meminta hanya satu orang residen yang lead (mengarahkan jalan ke kamar pasien dengan catatan tidak boleh salah kamar, harus teratur dan tidak boleh berpatah balik, dan HARAM lupa diagnosis dan pengobatan di seluruh rumah sakit termasuk di Private Care Center,PCC dan Rumah Sakit Pendidikan Unhas, RSP). Kadang co-ass juga ditunjuk untuk itu.

Selesai visite pagi, semua akan bergerak ke Central Operation Theater (COT) untuk mengikuti operasi beliau. Setiap hari pasti ada operasi cimino (pembuatan shunt antara vena brachialis dengan arteri radialis untuk tujuan memudahkan dialysis). Biasanya pasien yang menjalani operasi ini adalah rata-rata pasien dengan diagnosis Chronic Kidney Disease (CKD) stage IV-V. Hari Rabunya, kami bertuah dapat menyaksikan sendiri operasi besar penyakit  jantung congenital pada anak yakni Repair Tetrology Of Fallot pada pasien berusia 11 tahun  dengan diagnosis Pink TOF dan BT Shunt pada pasien 2 tahun dengan diagnosis TOF. Operasi ini menuntut tenaga ahli yang ramai hingga Tim Operasi dr.Nuralim diterbangkan khas dari Jepang dan Jakarta. Penata alat fungsi jantung juga dibawa khas kerna operasi ini memerlukan jantung pasien dihentikan menggunakan cardiac paralyser dan kalium untuk mempermudahkan proses penjahitannya. Oleh itu diperlukan mesin khas seperti yang bisa dilihat di filem bersiri Team Medical Dragon untuk menggantikan fungsi jantung buat sementara.

Hari kamisnya kami masih berpeluang untuk menyaksikan operasi salah satu lagi penyakit jantung bawaan asianotik, Patent Ductus Ateriosus, PDA. Pada operasi ini, tidak dilakukan pembedahan jantung terbuka alias tidak dibuka lewat rongga mediastinumnya atau depan jantung sebaliknya dibedah lewat samping atau linea axillaris media. Dibebaskan costa 3 dan 4 dan beliau bekerja di antara kedua celah yang sempit itu. Subhanallah.. saat Allah memilih hambaNya untuk diberi kebijaksanaan dan kepakaran untuk membantu oran lain lewat celah yang sesempit itu. Ketajaman penglihatan dan focus yang tinggi dibutuhkan untuk menjayakannya.

Sabtu. Hari terakhir di BTKV. Alhamdulillah semoga hari ini lancar-lancar saja hingga ia bisa dilalui dengan baik tanpa sebarang penghadang. Pagi-pagi ada kuliah umum yang diberikan oleh dr.Nuralim, SpBTKV untuk semua co-ass bedah. Dengan judul Water-Sealed Drainage. Tajuk yang sederhana namun sangat penting untuk diketahui oleh calon dokter umum seperti kami. Dari kuliahnya menambah kekaguman diri terhadap kerendahan hatinya. Diiselanya sempat beliau menegaskan bahawa kita tidak boleh menjadi dokter yang sombong. Kerna yang bisa menyembuhkan pasien itu hanya tangan Allah. Diceritakan pengalaman beliau sewaktu menangani seorang pasien dengan diagnosis Vulnus Ictum ec Panetran Ventrikel Sinistra (luka tusuk hingga menembus ke ventrikel kiri). FATAL. Waktu itu kondisi kesehatan boss sendiri tidak begitu fit, ditambah dengan stress tingkat tinggi. Dalam semua pembedahan jantung, jarang dilakukan tindakan invasive dengan melakukan insisi (pembedahan) pada bagian ventrikel jantung. selain kerna ventrikel adalah dinding paling tebal dan aktif yang berperan untuk memompa darah ke seluruh tubuh, di ventrikel juga mempunyai kabel-kabel penghantar listrik yang menghidupi jantung yang dikenali sebagai serat Purkinje. Saat serat ini salah dijahit, akan menyebabkannya rusak dan tidak dapat mengalirkan aliran listrik jantung. anak ini tidak akan mampu untuk bertahan hidup.

Keadaan pasien kurang fit (tidak layak operasi) lantaran darah yang terus menerus keluar dari bagian jantung yang bocor. Tapi andai pembedahan ditangguh untuk sedikit saja lagi waktu, prognosis atau prediksi ke depannya sudah jelek dan mungkin tidak bisa lagi diselamatkan. Dalam keadaan yang berat itu, dr.Nuralim membuat satu keputusan yang Maha Berat dan berisiko tinggi. MENERUSKAN OPERASI!! Didukung oleh satu-satunya spesialis Anestesi Kardiovaskuler yang berani maju untuk mendampingi dr.NA, yaitu dr.H SpAn. Sempat tangan NA gementaran sewaktu menjahit namun Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.

“Ilmu itu 50% Allah pinjamkan pada kita dan 50% lagi mutlak milikNya.. 50% itu yang kita gunakan untuk membantu orang lain.  kapan kita malas dan tidak belajar, otak kita tumpul dan ilmu kita menyusut. Maka ilmu milik Tuhan akan terus bertambah. Bagaimana caranya kita untuk menggunakan pinjaman ilmu itu untuk menyelamatkan pasien kita??”
~dr.NA~



*dengan catatan medical student akan dihukum kerana kesalahan apa saja dengan hukuman harus mengulang semula minggu tersebut disubdivisi tersebut.

Jumaat, 1 Jun 2012

AM's BIRTHDAY

0

~ a birthday card from me~

~ a birthday card from along~

~ a birthday card from ijah~

On your special day today I wish and pray 
May you get all the happiness
And sweet things to hear and say 
Forget the gifts, forget the wrapping paper
Count your blessings, I would say
Think of the best things you want in life
Because today is your Happy Birthday