Skinpress Rss

Khamis, 27 September 2012

AKU KAGUM

1


Aku mengenali seorang kakak yang menjadi pelangi hari-hariku bagiku beberapa waktu ini. Ingin aku ceritakan kisahnya padamu.. Mahukah kamu duduk sebentar dan membacanya??
Mengenali kak M lewat seorang teman, bukanlah hal yang luar biasa mahupun pertama kali kuhadapi. Namun apa yang membuat kak M istimewa, dari permulaannya seakan ada aura yang menarikku padanya. Mungkin banyak yang tidak percaya. Ada kemiripan antara kak M dan kakak kandungku. Bukan dari tampilan, bukan juga dari wajah mahupun sifat. Tapi mungkin dari rasa sayang mendalam seorang kakak yang terlampias lewat peribadinya. Jika kakakku adalah anugerah yang tidak terhingga, maka Kak M adalah keajaiban yang mewarnai kanvas kehidupanku..Darinya, diri ini belajar mendewasa dalam lingkup kehidupan.

Memakir motor Honda Beat putih dibawah teduhan pohon cemara di perkarangan Puskesmas Maradekaya. Itu satu-satunya teduhan yang bisa menaungi transportasi dari bahang teriknya mentari siang nanti. Masuk ke dalam PKM. Memeriksa jadual kegiatan harian melalui gadget hadiah dari ayah ummi yang sangat bermanfaat. Hari ini kami akan turun ke lapangan untuk kegiatan Puskesmas Keliling di daerah Maradekaya Induk Airway 1. Membuka catatan-catatan kemarin tentang dosis obat dan penyakit-penyakit “common” yang biasa ditemukan dilapangan seperti common cold, faringitis, infeksi saluran napas atas, batuk, diare dan penyakit metabolisme seperti hipertensi dan diabetes mellitus.itulah rutinitas yang diri jalani dalam dua minggu bertugas di PKM ini. Melirik jam. 10 menit menuju jam 8. Biasanya PKM ini mula beroperasi jam 8 pagi.
Sms kak M ah.. detik hati..
“assalamu’alaikum warahmatullah kakakku sayang lagi ngapain?”
“wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh adikku sayang. Alhamdulillah kakak baru ajha selesai ngaji. Nih bau baca-baca lagi tafsirnya sayang.. kalo adeknya kakak ini lagingapain?”
“ kakak gak masuk kerja hari ini?”
“yah kakak di PKM sudah.. Alhamdulillah kerna masih belum begitu sibuk jadi masih sempat ngaji.. sengaja juga kakak datangnya agak cepat. Jadinya sempat kasi selesai dulu surah Al-Saff nya..”

Subhanallah luar biasa sekali menurutku.

Diri yang selama ini sibuk dengan dunia ko-ass jarang-jarang dapat peluang menitikberatkan bagian ibadah dirumahsakit. Apalagi saat stase dirumahsakit luar. Padahal ada saja gadget yang bisa membantu mempermudahkan.. astagfirullahal adzim.

Pagi besoknya..
“assalamu’alaikum warahmatullah kakakku sayang lagi ngapain?”
“wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh adikku sayang. Alhamdulillah baru selesai sholat dhuha nich..adeknya kakak udah dengar dzikir nich pagi ini? Fuzah udah abis belajar dzikir apa lagi hari ini sayang?”

Subhanallah.

Setiap hari jadi madrasah ibadah meski sibuk tetap menggelayut. Allah sedang mendidik diri supaya lebih istiqamah dalam beribadah biar kesibukan apa yang menerpa. Ketimbang remaja hari ini, yang setiap hari sibuk dengan urusan dunia, sibuk dengan artis, gossip tidak jelas, ghibah dan hiburan melampau, kak M sepertinya tenggelam dalam dunia halwatul iman. Setiap hari sibuk memikirkan ibadah apa lagi yang belum kukerja? Kebaikan apa lagi yang belum kuperbuat?

Belajar dari kak M, tidak susah sebenarnya untuk keluar sedikit lebih awal untuk kemudian singgah di mesjid pinggir jalan untuk melaksanakan solat dhuha 2 rakaat, meskipun untuk sekadar membuka murratal digital untuk menyimak ayat-ayat cinta dari langit. Ya, sangat sederhana sebenarnya, Cuma butuh sedikit keazaman, usaha yang sederhana dan niat yang diluruskan. Itu yang diri pelajari dari kak M. Alhasilnya kemanisan itu benar membekas. Saat kita tahu, kita sedang berurus niaga dengan Allah. Sedang menginvestasikan sedikit waktu yang kita punya dan sedikit kekuatan untuk menjana tenaga ATP yang dipinjamkan buat bersyukur dan berhubung denganNya setiap hari. Disaat diri berjuang setengah mati untuk istiqamah dengan ibadah sunat, Kak M justeru memangkin jalan untuk terus meningkat dalam meratib anak tangga meraih cintaNya. Dan beliau tidak pernah melepaskan tangan ini, meski diri masih bertatih, belajar untuk menjadi insan taat dan istiqamah mengerjakan ibadah. Betapa baiknya Allah telah memberiku kesempatan untuk mengenalinya dalam episode kehidupan ini. Menjadi pembelajaran berharga buat diri.

Kak M bukan hanya memberi pelajaran akhirat buat diri, beliau juga mendewasakan diri dalam bergaul dan bersilaturrahmi. Sejak pertama mengenali kakak, di abegitu antusias untuk mengajak diri kerumahnya dan memperkenalkan diri dengan orang tuanya. Pertama kali ke rumahnya sewaktu beliau pulang untuk menguruskan kartu keluarga. Waktu itu diri disambut layaknya keluarga sendiri. disediakan makanan yang enak-enak dari siang hingga malam dan diperkenalkan ke keluarga dan tetangga lainnya. Termasuklah mertuanya yang kebetulan singgah.

2minggu lalu, mama dan bapaknya kakak antusias untuk menjemputku dikosan dan membawaku ke rumah. Kerna memang beberapa mingu sebelumnya diri mahu berkunjung ke rumahnya untuk memberikan ole-ole yang kubawa dari kampung untuk orang tuanya. Pertama, bingung juga apa yang bakalan ku bahas dengan orang tuanya, tapi ujungnya tidak ada yang bisa merasa canggung. Ayah dan ibu kakak sangat bersahabat dan baik hati. Ada saja yang diceritakan. siangnya mengikuti mamanya dan tante-tantenya pergi jalan ke rumah kenduri kawin hingga melamar. Sewaktu ditanya pasti ibu kakak menjawab singkat “adiknya M”.. merasa keluarga sekali. Apa lagi saat berkongsi makanan dan pudding dengan ibunya seperti saja ibuku, berjalan disaampingnya sambil dipegang tanganku seperti anak perempuan kecilnya. Jadi rindu rumah..  tante-tantenya juga sangat bersahabat. Ada lagi ponakan kecilnya yang lucu semua. Teman-teman baruku. Walid dan adik-adiknya. Jujur, sebenarnya ini kali pertama pergi berjalan-jalan dengan keluarga besar. Dengan keluarga besarku sendiri saja sangat jarang atau hampir tidak pernah. Tapi dengan keluarga ini, merasa akrab meski baru pertama kali kenal.

Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. syukur padaMu Ya Allah..^_^v

Isnin, 24 September 2012

ENT POSTING

0



Alhamdulillah melewati satu lagi bagian kecil ditingkat 6. Ear Nose Throat. Atau dalam bahasa Indonesianya Telinga Hidung Tenggorokan (THT).  Diperuntukkan 4 minggu di bagian ini dengan tambahan 1 minggu ujian.

Pada minggu pertama, kami bertugas di poliklinik THT RSWS. Paginya melapor dengan dokter chief polikliniknya sebelum ketemu gabenur dan melapor ke bagian di RSP. Setelah itu baru kami menjalankan rutinitas kami selaku ko-ass minggu satu dengan penuh tanggungjawab untuk memcuci alat. Ada 6 ruang tindakan yang masing-masing kami dibahagi menjadi kelempok-kelompok kecil dan bertanggungjawab untuk satu bagian tersebut. THT sendiri terbahagi kepada 4 subdivisi yaitu, laring&faring, rhinology, Otology dan Oncology.pada minggu ini, kami dikenalkan dengan alat-alat THT yang superunik seperti cerumen hook, cerumen spoon, applicator, bionet, laring mirror dan juga obat-obat yang biasa dipakai seperti efidrin, larutan kaustik seperti burowi, iodine dan macam-macam lagi.

Selain mengenal dan mencuci alat, kami juga dituntut untuk menyelesaikan setumpuk diskusi bersama dengan dokter residen mengenai 4 cabang ilmu ini. Kami diharapkan untuk mengetahui prinsip dasar dan pemeriksaan dasar untuk melayakkan kami menjadi dokter umum. Kami juga diwajibkan oncall dibangsal (ward) supaya kami juga berpeluang melihat kasus apa saja yang dirawat inap dan apa saja yang penting untuk kami ketahui dari perawatannya. Antara yang sempat diri dapati paling banyak itu kasus Karsinoma Nasofaring (KNF) dari pelbagai stase, tumor hidung, poliposis, hingga kepada tonsillitis kronik dan otitis media supurative kronik.

Pada minggu kedua, kami ditugaskan ke rumah sakit luar, di poliklinik Pelamonia dibawah bimbingan dr. Nani, SpTHT yang super lemah lembut lagi baik hati. Disini kami lebih ditekankan supaya bisa melakukan pemeriksaan fisik, terutama tes pendengaran garpu tala. Mulai tes Rinne, Waber, Scabach hingga pemeriksaan ambang batas atas dan ambang batas bawah. Kami juga diajarkan cara pemeriksaan audiometry dan cara menginterpretasikannya Pure Tone Audiometry (PTA) tersebut.kami diwajibkan menginterpretasi 2 PTA dengan bimbingan dari dokter residen sebagai syarat diberi penguji.

Mingu ketiga. Pindah lagi ke rumah sakit lain di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji. Masih tetap dipoliklinik. Disini kami lebih ditekankan untuk menguasai pemeriksaan fisis guna persiapan ujian juga. Baik dari rhinoskopi anterior mahupun rhinoskopi posterior harus sering dilakukan. Tapi untuk melakukan sendiri pemeriksaan terhadap pasien kami masih belum dibisakan kecuali pasiennya bersetuju dan mengijinkan. Selain dipoliklinik, kami juga diberi peluang untuk mengikuti operasi tonsilektomi dan OMSK.

Minggu ini juga kami diwajibkan membaca refarat yang ditugaskan untuk dikerjakan berdua. Diri bersama dengan Farah bertungkus lumus menyelesaikannya memandangkan tidak pernah ada yang mendapat judul seperti kami sebelumnya “abses leher dalam”. Abses leher dalam atau Deep Neck Abcess terdiri dari abses peritonsillar, retrofaring, parafaring, submandibula dan angina ludovici (Ludwig). Abses ini Cuma dipisahkan oleh batas-batas tertentu yang ukurannya mungkin sekitar beberapa micromilimeter. Tapi efeknya sangat besar tergantung bagian anatomi yang terkena.

Minggu keempat. Kembali bertugas di rumah sakit wahidin sudirohusudo (RSWS). Bergantian antara poliklinik, PTA dan kamar operasi. Hingga hujung minggunya kami akan diberikan penguji setelah melengkapkan berkas ujian. Minggu ini juga kami disibukkan dengan diskusi dengan supervisor dari 4 subdivisi di THT untuk mempermantapkan ilmu dan citra kepanitraan kami.

Antara penyakit tersering yang ditemui disini pada bagian otology, otitis media supuratif akut dari pelbagai stadium seolah menjadi santapan harian. Tidak kurang juga otitis media supuratif  kronik, otitis externa.dibagian rhinology pula sering ditemukan rhinitis alergi, sinusitis, tidak kurang corpus alineum pada anak-anak sementara pada farin laring banyak ditemukan tonsillofaringitis, tonsillitis kronik dan KNF sendiri.

Khamis, 20 September 2012

VIRUS OPPA GANGNAM STYLE DAN KPOP

2



Akhir-akhir ini dunia semakin digencar  oleh virus yang lebih baru dan merbahaya yang kian hari kian menyerang status iman penduduk dunia.. biar orang tua, anak-anak, remaja terutama biar lelaki mahupun wanita. VIRUS OPPA GANGNAM SYLE (OGS). Heboh diperkatakan disemua penjuru dunia. “ngetren” katanya!! sebelumnya penduduk bumi sudah hampir nyawa-nyawa ikan, diserang mati-matian dengan VIRUS KPOP yang menular ke pembuluh-pembuluh darah.

Sedih saat melihat anak-anak remaja, muslimah atau pemuda-pemuda islam yang seharusnya menggunakan tenaga dan daya pikiran untuk menyumbang kepada islam, sebaliknya sibuk dimanjakan dengan drama-drama korea yang paling singkat 18-20 episode,yang memakan bukan 1-2 jam untuk diselesaikan. Halwa telinga kita dibelai oleh lagu-lagu dari band-band korea yang kita sendiri tidak benar-benar mengerti maksudnya. Pandangan kita dihiasi dengan penampilan personil ini yang kian hari kian mendedahkan semua bagian tubuh yang ada..hampir saja anatomi lengkap.. tapi muslim muslimah itu begitu bangga saat menceritakan tentang mereka. Bangga saat menyebut tentang SUJU, SNSD,  CN BLUE, BEAST, T-ARA dan lain-lainnya memenuhi ruang facebook, twitter dan media lain yang terjangkau hingga dihapal semua latar belakang, tinggi badan, karekter peribadi sang artis.foto-foto mereka dipajang didinding-dinding, dibingkai dengan rapi, dijadikan wall paper laptop dan handphone.  Artis-artis ini seakan menjadi kiblat mereka. Ada apa dengan remaja muslim?

Kita terlena mungkin. Ini adalah musuh-musuh yang akan dan sedang menyerang kita setelah mereka bius kita dengan VIRUS-VIRUS ini. Kita marah saat filem “Innoncent Muslim” diterbitkan, kita boikot orang-orang yang tidak mahu meng”band” filem tersebut, namun secara tidak lansung kita sebenarnya "membenarkan" tuduhan-tuduhan palsu mereka melalui perbuatan kita..Lagu-lagu galau mereka yang memandu kepada syahwat, adegan-adegan hubungan suami-isteri yang tidak layak dipertontonkan dibuka bersih..lagi,  Virus Oppa Gangnam Style buktinya. Benarlah, system jahiliyah telah menukarkan singa-singa yang garang menjadi kijang-kijang yang pengecut. 

Bayangkan sahabat-sahabatku, warisan yang semacam apa mahu kita tinggalkan buat anak-anak kita, generasi masa depan? Adakah personil-personil SUJU atau SNSD yang non-muslim itu?peribadi-beribadi inikah yang akan kita ceritakan sebagai pengantar tidur buat anak-anak kita nanti? Budaya-budaya tidak bersih lagi merusakkan akhlaq remaja inikah yang akan kita perkenalkan kepada mereka? Tren Oppa Gangnam Style inikah yang akan kita ajarkan dan terapkan dikehidupan mereka? akan jadi seperti apa mereka nanti? Nama islam, peribadi Korea Banget. Gaya rambut, dandan baju dah tidak serupa asia nusantara... Seorang ukhti pernah berkata “Fuzah, mendidik anak itu harus dimulai 20 tahun sebelum kelahirannya. Jadi mulailah mendidik dirimu dari sekarang” [Ukht.Syahruni].

Jadi ayuh saudara saudariku, ayuh kita kuatkan antivirus iman kita supaya kita tak lagi terserang dengan virus yang sifatnya seperti virus-virus ganas yang dicipta Umbrella Corporation dalam Resident Evil..ia akan menyerang secara meluas dan progressive. Ia akan memusnahkan kita..Hati-Hati..ingatlah pesan Ubai Bin Kaab saat ditanyakan tentang iman dan taqwa, beliau mengatakan
 “Taqwa itu adalah seperti Engkau berjalan di suatu jalan yang penuh duri. Tentu engkau akan waspada dan berhati-hati”

Terbaca satu artikel di ILoveIslam berkenaan Antivirus Iman..
kebenaran wajib ditegakkan! Pahit? memang pahit. Kepahitan yang terpaksa ditelan ini diharapkan mampu menjadi penawar untuk penyakit yang semakin menular dalam kalangan masyarakat ketika ini. Terutamanya golongan remaja. Mudah saja virus-virus yang merosakkan akhlak masuk ke dalam darah anak muda masa kini.

Perhatikanlah di sekeliling kita. Budaya-budaya yang menjatuhkan moral sudah mula diikuti oleh golongan remaja. Trend-trend yang pelik-pelik mula diminati. Penampilan diri yang luar biasa pelik juga mula digayakan dari hujung rambut sampai hujung kuku kaki. Paling teruk, gaya hidup islam dikatakan kuno. Tidak moden. Semakin dipinggirkan. Aduh..

Akhlak diri pula, semakin hari semakin jauh daripada nilai-nilai islam.
Semuanya kerana apa? Kerana ramai remaja telah jatuh sakit. Terkena virus-virus N&S (Nafsu dan Syaitan).Kepada remaja-remaja diluar sana termasuk diri saya, periksalah kesihatan akhlak kita sekarang.
Ketahuilah bahawa Virus-virus N&S dan yang sewaktu dengannya sedang menular ketika ini. Merebak. Merebak. Dan terus merebak tanpa henti. Bukti yang paling jelas, tepat dan terkini ialah Virus OppaGangnamStyle. Apabila kita lihat YouTube, bilangan orang yang menyaksikan Gangnam Style sudah mencecah lebih 100 juta. Tengok? Banyak tuuu.. kalau anda share dgn kawan-kawan, bertambah teruklah jadinya. Akan ramailah kawan-kawan yang akan jadi mangsa.

Jika anda sayangkan diri, keluarga, kawan, jiran dan masyarakat sekililing, jangan share video tersebut. Ketahuilah, setiap share membawa padah.
Yang paling penting, apabila tertengok video itu, jangan sesekali terdetik di hati mahu melakukan aksi yang sama. Jangan berani-berani menggenggam tangan anda. Pastikan sentiasa terbuka. Jaga kaki anda betul-betul. Jangan biarkan terkangkang tanpa disedari. Ini amaran awal!

Jika tersilap langkah, confirm virus itu akan menyerang tanpa henti. Tabiat anda selaku manusia normal akan berubah. Tidak lagi normal. Anda akan menari dengan tangan-digenggam-dihayun-hayun-ke-hadapan-sambil-menyebut-OppaGangnamStyle. Lebih-lebih lagi kalau ada rakan yang menyokong dan melakukan gaya yang sama, maka aksi anda menjadi jauh lebih meletop. Kadang-kadang beruk dan monyet pun terasa cemburu sebab tak pandai buat macam anda.

Begitulah kehebatan virus OGS apabila berjaya menarik nafsu manusia. Mudah-mudahan kita tidak termasuk dalam kelompok yang cepat terpengaruh dan dicemburui oleh beruk-beruk di luar sana.
Sebelum virus-virus N&S yang lain datang menyerang, persiapkanlah diri dengan antivirus yang kuat. Apa antivirus yang kuat dan berkesan?

"IMAN" bukan sekadar percaya Tetapi Yakin
Ya. Keimanan kepada Allah 'Azza Wa Jalla. Itulah antivirus yang paling berkesan. Tidak ada yang lain. Walau sebanyak manapun virus yang datang, walau sekuat manapun virus yang menyerang, "IMAN" akan menjadi antivirus terbaik untuk melawan. Kemenangan akan berpihak kepada mereka yang beriman. Namun, bukan sekadar 'percaya' tetapi 'yakin' hanya Allah dapat memelihara kita daripada virus-virus tersebut.

Orang-orang beriman sahaja yang mampu memiliki sistem pertahanan diri yang mantap! Buktinya, mereka tidak mudah terpengaruh dengan sebarang perkara yang merosakkan. Apa-apa aktiviti yang tidak bermanfaat lagi sia-sia terus ditinggalkan. Benda lagho dibuang ke tepi. Tidak dilayan.
"Biar betul?"
Ya. Betul. Allah SWT sendiri mendedahkan rahsia ini.

"Sesungguhnya menanglah (berjayalah) orang-orang yang beriman.Yang khusyu' dalam solatnya. Dan (iaitu) orang-orang yang menjauhkan diri daripada benda lagho (perbuatan dan perkataan) yang sia-sia (tidak berfeaedah).
(Surah an-Nur ayat 2-3)

Nampak kaitannya di situ? Jelas bukan?
OGS adalah amalan yang jelas-jelas merosakkan akhlak. Malah langsung tidak bermanfaat. Sia-sia. Maka orang-orang yang beriman pasti akan menjauhkan diri daripadanya. Sebaliknya, orang-orang yang tidak ada antivirus IMAN yang mantap dan terbaik dari ladang, pasti akan sanggup mengikuti dan menyokong OGS tersebut.

"Apa bukti antivirus IMAN itu sudah ada dalam diri?"
Mudah saja. Apabila antivirus iman sudah dimasukkan ke dalam diri, perasaan aneh akan muncul serta merta. Otak, jantung, paru-paru, hati, tulang belakang dan seluruh anggota badan akan mula merasakan sesuatu yang sangat luar biasa. Apa yang dirasa?
"ketenangan".

Ya, ketenangan yang terhasil melalui antivirus Iman yang membuahkan rasa cinta kepada Allah. Apabila diri sudah jatuh cinta dengan Allah, segala-galanya sanggup dilakukan. Demi cintaNya.. apa yang Allah suruh, bersungguh-sungguh dikerjakan. Apa yang Allah larang, bersungguh-sungguh ditinggalkan. Itulah ketenangan yang betul-betul membahagiakan. Apabila Allah datangkan ujian, diri akan mampu menempuhnya dengan sabar dan syukur.

Berbalik pada OGS tadi, kemunculan gaya gila-gila OGS merupakan ujian buat kita semua. Sama ada kita kalah lalu terikut-ikut atau kita menang lalu terselamat, semuanya bergantung kepada antivirus IMAN. Bagi orang-orang yang beriman, ujian ini merupakan perkara biasa dalam hidup mereka. Mereka tahu bahawa bahawa kekuatan cinta mereka terhadap Tuhan mereka sedang diuji.

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedangkan mereka tidak diuji lagi ? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
(Surah ayat 2-3)

Oleh sebab itu, apabila ujian virus OGS datang, mentah-mentah orang beriman akan menolaknya dan mengiktiraf bahawa gaya ini bukan gaya yang disukai Allah. Bukan gaya yang patut dicontohi. Kerana mereka sudah yakin bahawa akhlak yang terbaeek untuk diteladani adalah akhlak rasulullah SAW.

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingati Allah."
(Surah ayat 21)

Sama-samalah kita pelajari dan mengamalkan akhlak yang ditunjukkan oleh rasulullah SAW sepertimana yang terkandung dalam Al-Quran dan sunnah baginda. Mudah-mudahn kita termasuk dalam golongan yang mencintai peribadi baginda SAW. Bukan mencintai budaya dan cara hidup yang selainnya. Kerana di akhirat kelak kita akan bersama dengan orang-orang yang kita contohi dan sayangi.
Daripada Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW telah bersabda yang bermaksud:

""Sesiapa yang menyerupai sesuatu kaum maka dia dikira daripada kaum tersebut"
(Riwayat Abu Daud, no: 4031, al-Tabraniy di dalam al-Awsath)

Rasulullah SAW bersabda lagi;

"Seseorang itu akan bersama orang yang cintainya di akhirat kelak."
(Riwayat Imam Bukhari)

Jelas bukan? Ya.. cukup jelas.
Mahu ikut Rasulullah atau GangnamStyle? Atau Korea-korea? Atau selainnya?
Pilihan di tangan anda!
Akhir sekali, hayatilah firman Allah 'Azza Wa Jalla ini;

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesebuah kaum itu selagi mana mereka tidak mengubah keadaan mereka sendiri."
(Surah ar-Rad ayat 11)

http://www.iluvislam.com/tazkirah/dakwah/4935-oppa-gangnam-style.html#. 

Selasa, 18 September 2012

SELAMAT ULANGTAHUN ALONG

0




I am so glad I had 
You to grow up with me and 
To share the tears and the laughter. 
You made the tears easier 
And laughter more fun.
Wishing you all the best today
And throughout the coming year! 

Sabtu, 15 September 2012

WARKAH CINTA BUATMU DINDA

0



Buat adik-adikku.. saham akhiratku..
Hari ini, saat kaki menjejak ke tempat berlansungnya program, menatap wajah-wajah polosmu.. hatiku tiba-tiba bergetar. Wajah yang rindu akan siraman rohani, pengisian akal dengan ilmu dan fikrah islami.. wajah-wajah baru pimpinan masa depan.. kau adalah amanahku. Investasi saham akhiratku. Mungkin diri ini terlalu sibuk sebelum ini untuk mengenali kalian dengan lebih dekat satu per satu. Kalian bersepuluh. Satu jumlah yang tidak sedikit untuk satu angkatan. Alhamdulillah.. saat Allah memilih jiwa-jiwa kalian untuk turut naik ke bahtera ini. Ingin sekali ku berkongsi apa yang terbersik dijiwa ini. Bukan berarti aku banyak tahu. Hanya saja, aku lebih dulu menerimanya dari kalian. Dan hari ini, ingin kukongsikan semuanya. Sebisaku..

Adikku..
Sungguh, aku belum mengenali kalian ”heart to heart” tapi aku sudahpun menyayangi kalian “deep in my heart”. Semoga Allah memberiku peluang dan kesempatan untuk lebih banyak bersama kalian. menempuhi hari-hari kalian yang akan penuh mehnah itu.. Tamrin ini, meski sederhana, direncana dengan sederhana, namun kita saling melengkapkan. Kamu tahu adikku, sangat tersentuh diri ini melihat pengorbanan kalian dalam menjayakan program ini. Bersusah payah memasak makanan seenaknya, mengorbankan privasi kamar, bersekang mata mengerja tugas selesai dari pengisian. Tambah terharu saat melihat kalian melantai tidur diluar, mengorbankan keselasaan tempat tidur kalian untuk memuliakan tamu. Luar biasa menurutku. Pengorbanan yang lahir dari rasa cinta pada agama Allah, semoga saja akan menjadi pengorbanan yang bernilai ibadah disisiNya.

Adikku,

Aku bersyukur saat Allah memberi kita waktu untuk bersama. Menatap wajahmu saja cukup meningkatkan iman didada. Jika boleh, inginku membeli lebih banyak waktu.. Tahukah dikau, pertemuan ini direncanakan oleh Allah. Allah memberiku peluang untuk lebih mengenalimu. Lebih mengetahui dirimu. Aku bahagia untuk itu. Bahagia melihat ketangguhan dan tanggungjawabmu untuk memikul amanah ini. Adikku, teruslah bertahan. Mendekatlah dan ceritakan semua yang ingin kamu ceritakan padaku. Masalahmu. Kisah-kisah lamamu. Keluargamu. Semuanya. Aku ingin mengetahuinya. Ingin lebih taaruf denganmu. Ingin mendengar kisahmu..adikku terima kasih kerna sudah mahu makan didekatmu, tidur disampingku, solat disebelahku. Aku menghargai setiap saat itu. Menghargai saat menatap wajah polosmu tertidur pulas kerna keletihan mendengar materi yang mungkin agak berat menurutmu.  Biar hanya untuk beberapa ketika. Hanya untuk 2 hari, ia sangat berharga. Kaulah adik-adikku.. yang insyaAllah akan bersama-sama dalam bahtera yang menyelamatkan manusia dari badai jahiliyah yang memekat dan mencengkam. Bahtera yang menuju kepada Allah.. ayuh kita selamatkan seramai yang mungkin. Siapa saja yang kita kasihi fillah.. dan berdoalah, semoga Allah menetapkan hati-hati kita dan membuat kita istiqamah di jalan yang Allah redhai ini..

Pemilihan kalian adalah pilihan dari Allah. Kita tidak pernah sempurna untuk memikul amanah ini. Tapi kita harus belajar untuk melayakkan diri kita melaksanakannya. Kerna ia adalah bejana yang Allah letakkan didada kita supaya disampaikan pada jiwa-jiwa lain diluar sana. Mereka juga berpotensi untuk Islam. Pilihan ini bukan kebanggaan adikku.. tapi adalah amanah yang akan Allah pertanggungjawabkan di akhirat nanti. Tahukah dikau adikku, mulai hari ini, hidup kita akan lebih serius. Ada jiwa yang memerlukan belaian kita. sentuhan hati yang mengajak kepada hakikat ketuhanan. Jalan ini payah adikku.. banyak duri didepan. Tapi aku berdoa semoga kita saling menguatkan. Biar kami-kami pijakkan dulu durinya supaya jalananmu lebih lancar. Meski nantinya akan tumbuh duri-duri baru dijalan ini, tapi semoga Allah akan menyiapkanmu untuk menempuhnya juga nanti.

“Ya Allah, Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini… :-

(Sifat-sifat Hati)
berkumpul kerana mengasihiMu,
bertemu kerana mematuhi perintahMu,
bersatu memikul beban dakwahMu,
hati-hati ini telah mengikat janji setia untuk mendaulat dan menyokong syariatMu;

(Didikan Hati)
maka eratkanlah ikatannya,
kekalkanlah kemesraan antara hati-hati ini,
tunjukkanlah kepada hati-hati ini jalannya yang sebenar;

(Bekalan Hati)
penuhkanlah hati-hati ini dengan cahaya RabbaniMu yang tidak kunjung padam,
lapangkanlah hati-hati ini dengan limpahan iman,
dan keyakinan serta keindahan tawakkal kepadaMu;

(Amalan Hati)
suburkanlah hati-hati ini dengan pengetahuanMu yang hakiki,
jika Engkau takdirkan kami mati, maka matikanlah pemilik hati-hati ini sebagai para syuhada dalam perjuangan agamaMu.
Engkaulah sebaik-baik sandaran dah sebaik-baik penolong.
Restuilah nabi kami, Nabi Muhammad S.A.W dan ahli keluarga Baginda serta sahabat-sahabat Baginda seluruhnya.
Ya Allah, restuilah junjungan kami Nabi Muhammad S.A.W, ahli keluarga dan para sahabat Baginda semuanya. Juga berikanlah kesejahteraan kepada mereka sebanyak-banyaknya.




Selasa, 11 September 2012

OCHY WEDDING DAY

0



“Teman-teman datang nah ke acara nikahanku Selasa, 11 September 2012 pukul 12.30 di Tongkonan Pangloko Mangangape Randan Batu, Toraja. Maaf undangannya lewat SMS soalnya tidak ada waktuku lagi ke Makassar untuk kasi undangan.. Ochy & Dion”

Sms dari Ochy sore Senin itu sangat mengejutkan jagat raya. Memang kami maklum jika Ochy sudah ada pacarnya sejak zaman KKN. Juga kami maklum jika 2 bulan lalu, baru lamaran di Toraja. Tapi majlis nikahan yang mendadak ini benar-benar tidak mengizin kami untuk menghadirkan diri. Untuk mengambil bis ke Tator malam ini tidak menjamin akan sempat untuk menghadiri acaranya besok siang.

Apalagi dinas besok. Tetap meletakkan kami disituasi serba salah. Dulu sewaktu acara wisudanya Ochy juga tiada satu pun dari kami yang hadir. Padahal Ochy dalam setiap acara juga sangat menghargai teman-teman. Biar acara apapun pasti dia akan berusaha untuk menghadirkan diri. Kecuali dia benar-benar berhalangan.

Berbeda dari kami, Ochy adalah satu-satunya perempuan yang beragama Kristian di posko kami. Dia taat dalam beragama namun itu tidak pernah memberi senggang dalam pertemanan kami. Meski terpaksa mengambil lebih banyak waktu untuk mencoba untuk memahami perbedaan itu, tetap saja Ochy orang yang enak di temani. Teman cerita yang baik, pendengar yang setia dan gaul orangnya.. darinya aku banyak belajar untuk menjadi seorang yang lebih baik. Belajar untuk menghormati agama lain dan menanggapi suatu hal dengan lebih rasional.

KKN yang memecah tembok perbedaan dan membina jambatan toleransi itulah…





“Apapun semoga Ochy & Dion Bahagia.. wishing you guys the best marriage..”

PENTAS WISUDA

0



Adik-adikku yang dibanggakan…
Tahniah atas kejayaanmu meraih gelar sarjana hari ini..tidak terasa cepatnya 3 tahun ini berlalu. Dari pertama kamu menjejakkan kaki ke bumi Makassar dengan wajah polos dan perhatian yang terarah. Akhirnya pada hari ini, kamu akan melangkah setingkat lagi dalam jenjang pendidikanmu untuk menyediakan dirimu menjadi dokter umum yang akan mengabdi kepada masyarakat..

Kutuliskan warkah ini mewakili diriku yang tidak dapat  menghadiri acara wisudamu. Padahal aku ingin sekali melihat dirimu dalam pakaian “toga” dan jubah wisuda yang membanggakan itu. Dapat kubayangkan perasaan ibu bapamu saat melihat dirimu yang dibaluti jubah itu. Betapa bahagia dan bangganya mereka memiliki kamu.  Jubah sederhana yang menjadi impian ramai orang. Apalagi saat melihat kalian menyarungkan :”jas putih dokter” yang akan kalian pikul bebanannya di atas pundak kalian. Tugas ini tidak mudah.. namun kalian akan belajar banyak perkara darinya.

Adik-adikku yang akan merubah dunia masa depan..
Saat aku dulu sepertimu, baru disumpah dengan sumpah dokter, banyak yang berlegar dipikiranku. Berbekal semangat yang berkobar-kobar aku melangkah ke rumah sakit sebagai dokter muda yang tahan banting.. namun menjalani setiap hari ke depan, ternyata energy yang kuhimpun belum cukup tangguh untuk mengekalkan semangatku. Aku berharap, kalian bisa lebih baik dari itu. Cari sumber cahaya yang bisa membekal benderang meski sepekat apa kegelapan membaluti kalian. Kita bukan orang perkasa yang tidak akan rebah di tengah jalan namun tetaplah bangkit saat kita rebah. Ambil jeda saat kita lelah, namun jangan lama.. bangkit lagi dengan lebih perkasa dari sebelumnya. Saat kau merasa lelah dan ingin menyerah, ingatlah wajah-wajah orang yang ingin kamu perjuangkan. Ingatlah untuk apa kita berada disini kalau bukan pilihan Allah.. and Allah will always and always be at our side to help us.. to hear..jangan terlarut dengan suasana rumah sakit yang sangat bebas dan tanpa celah, sebaliknya jadilah agen perubah yang akan membina suasana yang lebih baik..

Adikku yang kusayangi fillah..
Aku bahagia saat melihat hubungan kalian yang akrab, yang penuh kecintaan fillah. Wajah yang sarat mahabbah dan rahmah.. persahabatan ini akan teruji saat kita melangkah kea lam latihan pekerjaan nanti. Ingin aku berpesan padamu adikku, pertahankanlah rasa cinta itu kerana Allah.. ukhuwwah.. bukan bersahabat hanya kerna adat. Maksudnya disini, bersahabat yang mengingatkan kita kepada Allah. Saling berbaik sangka dan saling memperingatkan kepada kebenaran dan kesabaran. Saling menguatkan.. saling menguatkan.. itu yang paling penting. Lingkaran cahaya ini, pertahankanlah.. dengan segala kekuatan yang ada pada dirimu.. dan tebarkan gemerlapnya pada orang lain dan orang baru yang kau ketemu. Merasa Izzah dengannya. Bangga memilikinya. Dan serve the best.

Banyak hal yang kita hadapi dirumah sakit akan menumpulkan deria kita, akan melumpuhkan rasa yang selama ini memagar, andai kita laluinya dengan biasa, kita akan terperangkap dalam pusaran arus. Terjerat oleh jerangkap samar yang selalu mengintip kelalaian kita. terbersik sekelumit ketakutan untuk membenarkanmu menghadapi semua itu namun ku tahu, kau juga kan berproses sepertimana diriku.. dan kita akan mencari kekuatan kita masing-masing. Semoga Allah akan menjagamu di segenap penjuru dirimu dan memudahkan setiap urusanmu..

Peluang yang ada ini, manfaatkanlah. Ambil sebanyak mungkin yang kita boleh. Ini permulaan medan latihan tarbiyah kita. latihan administrasi waktu, handle ikhtilat, mewujudkan suasana kerja yang harmonis.. nikmati prosesnya dan jalani dengan penuh positif. Pasien-pasien itu mereka butuh perhatianmu. Latih diri untuk tidak melihat mereka sebagai objek uji kajimu.. tapi lihatlah mereka sebagai saudara saudarimu tercinta yang tertuju perhatianmu padanya. Melayani mereka dengan ikhlas dan terbaik. Sungguh, aku juga masih belajar untuk itu..

Dan terakhir adikku,ayuh kita permantapkan ilmu yang pernah kita pelajari.. semoga ia akan bermanfaat buat ummah.. masih kuingat pesan salah seorang ahli bedah cardiothoracic, dr.Nuralim:

“ilmu itu 100% milik Tuhan, DIA meminjamkan kita 50% darinya.. jika kita tidak belajar, tidak berusaha untuk mencari tahu, maka Tuhan akan mengambilnya kembali dan ilmu kita akan terus menurun, saat itu, apa ilmu yang masih ada cukup untuk kita menyelamatkan nyawa orang lain?”






Sabtu, 8 September 2012

UNKNOWNINGLY..

0

 
My soul was lost,
The time I entered the widest coast.
My heart was drowned,
The time I swam the deepest ground.
Darkness surrounds me, unknowingly…

How can I fight,
If I don’t see the light?
How can I go on,
If I feel that I’m all alone?
And how can I be me?
If I already loss myself, unknowingly…

In the middle of this difficulty,
God gave me a great opportunity.
To meet an angel in reality,
Who will stay beside me, till eternity.
I found this friend of mine, unknowingly…

I never thought that we will go like this,
We share our dreams, and do silly things.
I never thought that we will be as this close,
Like real sisters, till the river flows.
I never thought that you can change me,
Because of you, I was healed Unknowingly..

How can I thank God?
For this life time blessing,
It’s you my friend, that keeps my heart beating,
Our friendship that was build in remarkable way,
Hope we can keep it, till our hairs turn into gray…
Unknowingly.. We will still be the same and will never change.

"Happy Birthday Hana.. Love you as always"

Khamis, 6 September 2012

FAULT PENALTY

0



Aku telah lama memaafkanmu
Bahkan sejak pertama aku terluka kerananya
Meski kamu tidak menganggap kesalahan itu sebagai sebuah “kesalahan”
Mungkin dari awal kita sudah lain hala
Cara menginterpretasikan sebuah pertemanan mungkin jauh berbeda

Mungkin bagimu gurauan seperti itu hanya sekelumit bumbu
Dalam rancu sebuah perhubungan
Ia bukan apa-apa melainkan sebuah “gurauan”
Tapi bagiku, kejujuran dan ketelusan adalah segalanya

Aku tidak ingin mencipta jarak dalam persahabatan ini
Juga tidak ingin kalah dirasuk curiga tiap kalinya
Tapi mungkin benar katamu
Kadang kita benar-benar butuh jeda agar pikiran bisa jernih semula
"waktu akan mengobati segalanya"

Kau mungkin tidak tahu,
Hal yang paling menyakitkan itu adalah saat kamu mula kecewa dengan orang lain
Tapi lebih menyakitkan saat orang lain mula kecewa denganmu
Jadi saat aku merasa jengkel, aku akan segera memaafkanmu
Sepertimana kamu sudi untuk memaafkanku waktu khilafku
Aku sudah berjanji untuk berusaha yang terbaik
Jangan dulu buru-buru mengakumulasi kekecewaanmu terhadapku
Kerna sungguh, persahabatan itu tidak akan bangun dengan “kekecewaan”

Jeda ini bukan untuk menghukummu
Sebaliknya untuk aku gunakan untuk kembali mengintrospeksi diri
Aku tidak ingin melukaimu..bahkan terbersitpun tidak!!
Apalagi untuk membenarkan orang-orang yang bahkan tidak pernah mengenalimu
Untuk seenaknya berbicara jelek
Kerna kutahu, kamu orang baik meski tidak sempurna
Siapa juga tak sempurna termasuk aku

Ini bukan salah siapa-siapa 
Hanya saja keselarasan hati menyatukan persepsi
Ia akan butuh waktu
Saat memisah jarah emosi dari logika
Saat membuka lapangan hati sebesar-besarnya 
Hingga Fault Penalty tidak membekas darah pada permainan


~amni_shamrah~
06 September 2012
05.00pm

Rabu, 5 September 2012

MIMPI ANEH

0



Kamu tiba-tiba muncul di ranah nyata
Tak percaya.. pasti ini hanya lestari cipta
Manifestasi rindu yang kian diam membeku
Ya.. merindu tapi tidak berharap untuk bertemu
Kerna pertemuan sepertinya sudah menjadi pajanan langka

Tidak tahu harus berkata apa
Bermula dari mana..
Bahkan untuk merasa.. semua tidak jelas..kelam abu-abu
Harus ada bahagia disitu.. tapi bahagia tetap terkunci
Kelu dalam bicara
Hanya ungkapan kebisuan yang melindungkan kalimah rahsia

Ia ternyata hanya sebatas mimpi
Aku tahu itu..
Tapi kenapa mimpi itu membekaskan garis airmata?
Atau sememangnya aku yang terlalu cepat menangis?
Mungkin kebersamaan ini yang mengundang rindu yang mekar
Rasa kehilangan beberapa element yang menyempurnakan jagat raya
Seperti pelangi yang kehilangan beberapa warna
Kau adalah salah satu dari komponen itu pastinya…

Ini hanya mimpi yang panjang…
Aku tahu..
Kerna nyatanya, untuk berharap akan pertemuan semula,
Aku sama sekali tidak punya keberanian
Takut untuk seakan memaksa takdir dan menanti gerimis ditengah kemarau
Mengharap bulan purnama disaat gerhana..

Mimpi ini menggangguku..benar..
Takut untuk memejamkan mata lagi
Angin masih terlalu dingin diluar
Namun mata tidak rela lagi memanja diri dalam lena
Hanya gelap yang menemani sepi menjadi saksi gelora ombak dipersada jiwa
Sepertinya perlu kembali ke pangkuan sang danau
Mengadu kabar duka  biar ia tenggelam jauh ke dasarnya..
Ooh sang waktu, cepatlah berlalu!!
Berharap pagi cepatlah datang!!

~amni_shamrah~
05 September 2012
03.00 am.

Selasa, 4 September 2012

PERNIKAHAN UUL

0




Hari ini digelar acara Resepsi Pernikahan teman KKN ku Ulfah Chaerani Saputri, UuL dan pasangan hidup matinya Kak Ari. Pernikahan kedua antara teman posko kami. Mengurangkan status bujang dalam keluarga kecil ini. UuL dan Kak Ari memang pasangan yang terkenal sangat seru dan sporting. Dari zaman KKN, Kak Ari yang sering bertandang ke posko menjadi mangsa tumpangan anak-anak untuk pulang ke Makassar. Kadang hanya untuk datang berhujung minggu bersama-sama sambil menikmati makanan yang dimasakkan oleh UUl diposko. Biasa juga jika nebeng (tumpang) Kak Ari pulang ke Makassar, ada saja bahan bahasan yang dibawa. Kak Ari yang kebetulan juga sudah terjun ke dunia ko-ass membuat perbualan senang ajha nyambungnya..Pokoknya apa saja aktivitas yang anak KKN kami lakukan, tidak canggung jika ada Kak Ari bersama. Kerna usahanya untuk tetap berbaur dengan teman-temannya UuL..

Balik ke kisah acara resepsi UuL hari ini, dari keluarga Tolbar hanya ada kami berlima yang hadir. Diri, Winda, Kiki, Wawan dan Irfan. Disana ada juga Ayong yang sudah siap berperan sebagai pagar ayunya. Hanya kami berenam. Tidak ada Iyan yang sudah tugas diluar kota. Ochy juga. Fitrah yang lagi sibuk-sibuknya dengan PKPL di Bandung. Kak Annie yang sudah hilang kabar semenjak pindah ke Kalimantan mengikuti suami. Amel yang sedang pusing sebagai chief Obgyn WS, Adit yang tiba-tiba kedatangan tamu di rumah, Rahma yang terpaksa menghadiri acara resepsi nikahan temannya yang lain. sempat winda berkata "aisshh.. kita-kita lagi..makin kurang anak Tolbar.. jangan nanti kalo saya nikah, cuman 1 orangji yang datang, TIDAK TERIMAKA!!" ya, tersimpan sedikit kecewa.

Kalau setahun yang lalu, masih sibuk-sibuknya setiap bulan ada saja pertemuan yang dirancang. Biar bagaimana sibuknya pasti ada saja alasan untuk bertemua. Ada saja ruang. Tapi itu seakan sebuah kisah lama sejak sebagian dari keluarga ini mengepakkan sayap bertebar diluasnya cekerawala..dan mungkin juga suatu hari nanti ia hanya akan menjadi lagenda yang entah masih diingat kisah penuhnya. Masih mengira-ngira perjanjian anak-anak untuk berkumpul lagi 10 tahun akan datang.. baru dua tahun berlalu seperti lama sungguh.. mungkin begini saja pengakhirannya. Untuk apa lagi kembali 10 tahun ke depannya? Mungkin hanya untuk membuka kembali peti kenangan yang pernah tercipta.

Mungkin ini benar-benar PERSAHABATAN BUTUH PENGERTIAN.











“semoga keluarga yang terbina dikurniai mawadah, sakinah wa rahmah..allohumma amin”