Skinpress Rss

Ahad, 20 Mac 2011

8 PARAMETER ISTIQAMAH DI JALAN DAKWAH

0


Mustafa Masyur telah menggariskan 8 parameter supaya kita tetap berada dalam jalan dakwah dan tarbiyah ini.

1) Pandangan yang jelas mahu dibawa ke mana dakwah ini?

Kita ingin melahirkan insan soleh dan musleh. Soleh yakni baik dan taat dalam beragama. Menanamkan agama kuat dalam dirinya dan mengamalkannya dalam kehidupan. Musleh dalam arti menyebarkan Islam kepada persekitarannya hingga lingkungannya itu turut merasa keindahan islam dan turut bergabung ke dalam ketaatan. Walau di mana kita berada, kita harus terhitung sebagai orang yang berpengaruh kepada persekitaran. Dan lingkaran pengaruh kita juga hendaklah beriring dan proporsional dengan lingkaran peduli kita supaya potensi “pengaruh” yang kita miliki tadi tidak hanya berhenti sebatas kita mampu menarik orang lain kepada kita bahkan kita menggunakan potensi itu untuk mencetak peribadi-peribadi yang hidup dalam Islam. Hidup mengamalkan Islam.

2) Kesinambungan

Dakwah adalah long life revision. Ia berlaku sepanjang hidup. Tiada istilah bersara (pensiun) dalam dakwah. Dakwah madal hayah. Dalam menegakkan dakwah, kita perlu kepada elemen tarbiyah yang cukup utuh. Marilah semak kembali bagaimana Rasulullah SAW membina kekuatan melalui tarbiyah.

3) Ada pertemuan

Kalau kita tidak membina atau tidak berlakunya tasnit (pengkaderan) maka kita akan menuju kepada sta’nan. Membina atau mencetak manusia bukanlah tugas yang mudah. Membina itu memerlukan kesabaran yang sangat tinggi. Kerna proses memasukkan iman dalam hati merupakan proses yang cukup payah dan panjang. Namun proses untuk menyebatikan iman serta mendasarkan iman dalam dada bahkan lebih payah. Dari itu kuncinya hanyalah sabar, terus bersabar dan kuatkan kesabaran. Hanya kesabaran yang mampu menjalankan proses tersebut.

4) Menjaga originalitas (keaslian)

Untuk menilai sesuatu hal dengan jernih kita perlu pula kepada pemikiran yang jernih. Untuk memiliki fikiran yang jernih dan tidak terpengaruh oleh hal yang bertentangan dengannya maka di situlah tugas murabbi. Dakwah Rasulullah SAW takkan terjaga keasliannya jika Allah tidak menurunkan para ilmuan dan alim ulama’ yang mengambil Islam dengan cukup cermat dan hati-hati. Maka dari itu kita ketahui bahawa ulama’ pewaris nabi.

5) Perencanaan dan Perkembangan

Kita sebagai indivudu dan kesatuan dalam menjalani hidup ini memerlukan perencanaan yang rapi. Tanpa perencanaan kita takkan mampu melakukan perubahan dan anjakan yang besar pada dunia. Seperti kata ulama’ “kebenaran tanpa perancangan akan mampu dikalahkan oleh kebatilan dengan perancangan”. Maka dari itu, kita sebagai orang muknin harus memiliki perancangan dan target.

6) Kesatuan Pandangan dan Tujuan

Ketika dakwah memasuki wilayah yang tersendiri akan memberi bias yang tertentu yang berdampak pada dakwah itu sendiri nantinya. Maka kita perlu kepada institusi yang boleh menentukan hukum dan kaedah yang tertentu dalam pelaksanaan gerak kerja dakwah itu tadi. Dan hal ini hanya bisa tercapai kalau kita yakin dan berada dibawah satu kepimpinan. Setiap individu memiliki potensi yang besar dan potensi-potensi ini jika disatukan dalam 1 wadah akan membantu mempercepatkan kebangkitan Islam.

7) Bekerja dalam ladang dakwah

8) Perwarisan per generasi

Tidak ada yang namanya mantan murabbi. Kerna sekali murabbi, selamanya tetap murabbi. Maka walau sekecil apapun peranan murabbi tetap akan memberikan kesan pada proses tarbiyah yang kita jalani. Persolannya adalah bagaimana caranya kita menjadi spora yang dimana juga kita berada, kita akan membangunkan sebuah komuniti yang mengenal Allah, yang tetap berada pada landasan Islam dalam menjalani kehidupan mereka. Kita bukan sekadar mahu bergerak secara lonjakan tapi kita mahu bergerak secara eksponensial dengan tetap menjaga kualiti tarbiyah dan menitik beratkan hubungan dengan Allah. Nahnu du’at qabla kulli syai’in. kita adalah penyeru sebelum segala yang lain. Kita membawa cahaya yang mempunyai kekuatan untuk menerangi kegelapan. Maka tugas kita untuk memastikan cahaya kita tetap akan menyala di mana juga kita berada. Tetap istimrar dan istiqamah dengan dakwah ini..

0 ulasan:

Catat Ulasan