Skinpress Rss

Memaparkan catatan dengan label CATATAN PERJALANAN. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label CATATAN PERJALANAN. Papar semua catatan

Selasa, 15 Oktober 2013

EID ADHA 10 DZULHIJJAH 1434H- BUKTI CINTA DAN KETAATAN

0


Terbaca satu artikel yang sangat menyentuh. lumayan merefresh kembali ingatan tentang pengorbanan Keluarga Ibrahim..

“Dan ketika Ibrahim diuji Rabbnya dgn beberapa kalimat lalu Ibrahim menunaikannya..” . Allah memerintah Ibrahim as berhijrah ke Mekah. Perintah ini bukan kali pertama bagi Ibrahim. Sebelumnya beliau telah menunaikan hijrah beberapa kali dari Babilon ke Palestina; dari Palestina ke Mesir; dari Mesir ke Palestina lagi. Semua beliau lakukan demi risalah suci. Hijrah ke Mekah kemudian menjadi peristiwa yg monumental di dalamnya syarat dgn pelajaran utk sebuah pengorbanan sejati. Sekurang-kurangnya ada tiga aktor yg berperan penting Ibrahim Hajar Isma’il. Ketinganya mewakili tiga unsur keluarga bapak istri dan anak. Adalah Ibrahim as yg sudah berumur mengharapkan keturunan. Allah kemudian memberinya Isma’il. Bukan main girang dan bersyukurnya Ibrahim ia mendapat karunia yg selama ini selalu dimintanya. Sampai akhirnya datang perintah hijrah ke tempat yg kini dikenal dgn Mekah. Ibrahim Hajar dan Isma’il pergi menuju padang gersang yg tak bertuan itu. Tiada penduduk tiada tempat tinggal tiada tanaman tiada air. Di tempat itulah Ibrahim rela meninggalkan istri dan bayinya. Semua ia lakukan demi perintah Allah. Tak banyak bekal yg beliau tinggalkan kecuali seteko air dan sekantong makanan.

Ibnu Katsir menceritakan saat Nabi Ibrahim hendak berlalu sang istri menarik tali kekang tunggangannya dan bertanya “Apakah Kanda akan meninggalkanku bersama anakmu di tempat yg tiada tanaman lagi ?” Ibrahim as terdiam. Hajar mengulangi pertanyaannya hingga tiga kali dan tetap saja Ibrahim diam. Sampai akhirnya Hajar mengganti pertanyaan “Apakah Allah yg memerintahkanmu melakukan hal ini?” “Benar” jawab Ibrahim. Hajar menimpali “Jika demikian Allah tidak akan mempersulit kami.” Sungguh sebuah dialog yg menusuk hati. Merefleksikan kedalaman iman. Tercermin ketundukan sekaligus pengorbanan yg menakjubkan. Berhijrah meninggalkan kemapanan dan barangkali rumah pekerjaan sanak keluarga serta nilai materi dunia lain menuju tempat yg gersang tak bertuan tak ada jaminan keamanan tidak juga makanan dan minuman apalagi sanak keluarga dan handai taulan. Sebuah sikap dan keputusan yg memancarkan nilai tawakal dan iman yg begitu tinggi bahwa hanya Allah yg Maha Menghidupkan Maha Mematikan Maha Memberi Rezeki. Meyakini dan mewujudkan keyakinan tersebut dalam praktik tentu tidak semudah meyakininya dalam teori. Tidak semudah menghafal lafaz-lafaz asmaul husna. Ibrahim beserta keluarga tidak sedang berteori tetapi tangah mengartikulasikan sebuah teori. Sampai akhirnya terjadilah peristiwa bersejarah. Perbekalan air dan makanan Hajar habis.

 Isma’il a.s. menagis kehausan krn ibunya tak lagi dapat mengeluarkan ASI. Sang ibu kelabakan ia berlari berusaha mencari air di antara Bukit Shofa dan Marwa. Usahanya tak menuai hasil. Terjadilah mukjizat isma’il menjejakkan kakinya dan terpancarlah air. Hajar berseru “Zummi? zummi? .” Sang air kemudian mengumpul jadilah ia telaga zam-zam. Dalam syariat haji kesabaran dan keyakinan keluarga Ibrahim diabadikan dalam amal sa’i. Selesaikah ujian? ternyata belum. Ketika Isma’il menginjak dewasa dan sampai pada umur sanggup berusaha bersama ayahnya Ibrahim mendapat wahyu utk menyembelih sang anak. Ibrahim berkata “Wahai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Sungguh sebuah perintah yg tiada terkira pengorbanannya baik bagi sang bapak maupun sang anak. Keimanan keduanya ditantang. Pernyataan Isma’il sungguh memukau “Ia menjawab ‘Hai Bapakku kerjakan apa yg diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yg sabar’.” .

 Akhirnya perintah itu ditunaikan. Saat Ibrahim hendak menyembelih anak kesayangannya setan datang mengganggu. Ibrahim sadar akan gangguan maka dilemparlah setan dgn batu. Gangguan terjadi hingga tiga kali. Peristiwa ini diabadikan dalam syariat haji berupa “lempar jumrah”. Ketika mata pisau Ibrahim hendak menyentuh leher Isma’il Allah menahan mata pisau itu dan menggantikannya dgn seekor domba. Kisah ini dikenang dalam syariat penyembelihan hewan kurban pada tiap musim haji. Demikian Ibrahim as sang suri tauladan. Kecintaan yg purna terhadap Allah menghantarkan ia lulus ujian. “Dan ketika Ibrahim diuji Rabnya dgn beberapa kalimat lalu Ibrahim menunaikannya..” .

 Kisah di atas hanya salah satu bentuk ujian baginya. Sebelumnya Ibrahim juga menghadapi ujian-ujian yg luar biasa. Dan Ia selalu lulus. Para Mufassir banyak menyebutkan bentuk-bentuk ujian Ibrahim dan ia selalu sukses menjalaninya. Bukan hanya Ibrahim yg mencontohkan pengorbanan di atas. Istri dan anaknya demikian juga. Sungguh sebuah komposisi yg ideal ada teladan seorang bapak teladan seorang istri dan teladan seorang anak. Ketiganya adl pilar sebuah keluarga. Baik buruknya sebuah keluarga menjadi kunci utama baik buruknya sebuah masyarakat. Karena masyarakat terbangun atas sekumpulan keluarga demikian seterusnya. Sungguh tak terbayang betapa indah sebuah bangunan masyarakat jika unsur-unsur masyarakatnya adl manusia terdidik seperti terdidiknya keluarga Ibrahim? Manusia-manusia bertauhid yg meletakkan kecintaan terhadap Allah di atas segala-galanya? Kisah pengorbanan Ibrahim sekeluarga menjadi “monumen” sejarah. Ia selalu diperingati tiap tahun dalam syari’at haji dan kurban pada tiap Dzulhijjah. Bukan tanpa maksud melainkan utk ditauladani. Dari sini masing-masing dapat bermuhasabah sudahkah kecintaan kita terhadap Allah berada di atas segala-galanya melebihi cinta kita terhadap pekerjaan tempat tinggal dan harta? melebihi cinta kita terhadap anak istri bahkan kedua orang tua? melebihi cinta kita terhadap yg paling berharga dalam hidup nyawa kita?

Selasa, 9 Julai 2013

SAMARINDA DAN KELUARGA KAK MURNI

0



Serasa lama benar tidak mencoretkan sesuatu di maya pada ini.. Alhamdulillah atas segala rahmat dan kurnia Allah jualah memberikan kesempatan buat diri kembali mencoret sesuatu setelah beberapa ketika dorman dalam kesibukan demi kesibukan yang menjerat.

Dikesempatan ini ingin berkongsi pengalaman sewaktu menziarahi kakakku Kak Murni di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Alhamdulillah kesempatan langka ini Allah permudahkan dan lancarkan hingga kami dipertemukan lagi di kepulauan yang berbeda. Berangkat siang dari Makassar lansung ke Balikpapan, sempat ketemu  juga sama Mama Kak Murni yang kebetulan datang menghantar Kak fahmi yang akan berangkat bersama. Keluarganya Kak Murni memang sudah tidak asing lagi.. merasa seperti berada dalam keluarga sendiri. dari Tante juga diri belajar banyak hal terutama adab dan cara bergaul dengan orang tua.. kekhawatiran-kekhawatiran dan perhatian seorang ibu yang selalu ditumpahkan lewat doa-doa yang terangkat ke langit.. betapa besarnya kasih sayang seorang ibu. Jadi ingat Ummiku sayang yang jauh di kampung halaman,.. meski jarak yang memisahkan pasti doanya tidak pernah putus mendoakan kesejahteraan anaknya..

Tiba di Balik Papan 1jam perjalanan dari Makassar dengan menaiki Lion Air. Disana sudah ada kakakku Kak Murni yang sedia menanti. Selesai solat Asar bersama, kami berangkat menaiki pete-pete. Kami akan ke Samarinda Kata kakak, ada tantenya yang tinggal di Samarinda sakit. Habis operasi gondok (thyroidectomy). Sekalian ke sana untuk ziarah. Cek per cek tante ini adalah tante dari Kak Fahmi, suaminya Kak murni.. -_-“. Perjalanan ke Samarinda dari Balik Papan memakan masa 4jam dengan menaiki bus. Duduk bertiga di bagian belakang bus sangat memacu adrenalin dan pemandangan yang cantik sepanjang perjalanan. Tiba di Samarinda jam 8.30 malam. Sudah ada nenek, Tante Nono dan anak-anak yang menanti. Nenek adalah saudara kepada nenek Kak Fahmi yang pernah diri temui di Pangkep sewaktu Aiduladha sebelumnya. Bahagia rasanya bisa bertemu dengan nenek dan keluarga tante. Setelah makan malam bersama dan cerite-cerita, tidur bersama anak-anak tante Nono dan nenek di kamar atas. Sambil menonton televisi sambil mendengar cerita nenek tentang pelbagai hal.

Besoknya dengan menaiki motor, kami pergi menjenguk Tante Murni yang 2hari post operasi di rumah sakit. RS nya kelihatan sangat bagus dengan bangunan baru. Ketemu dengan Tante Murni dan Tante Ida yang setia menjaganya. Ternyata Kak Murni sendiri pertama kali bertemu dengan Tante Murni. Dari Kak Murni, diri belajar banyak hal. Sifat Kak Murni yang ramah dan ceria membuat dia senang bergaul dengan keluarga dengan status menantu dari keluarga tersebut. Benarlah perkahwinan itu berarti mengeratkan dan meluaskan silaturrahim. Itu yang diri fahami melihat kakakku yang satu ini. Ada juga si kecil Aulia yang menceriakan keadaan. Aulia berusia 11 tahun. Anak kelas 5 SD ini sangat lincah dan ceria. Aulia anak Tante Murni satu-satunya. Bertemu dengan banyak orang meluaskan pandanganku tentang kehidupan.

Teringat sebuah artikel yang pernah kubaca tentang keluarga sakinah, mawaddah wa rrahmah, Ciri-ciri keluarga skinah mawaddah wa rahmah itu antara lain:
 Menurut hadis Nabi, pilar keluarga sakinah itu ada empat (idza aradallohu bi ahli baitin khoiran dst); (a) memiliki kecenderungan kepada agama, (b) yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi yang muda, (c) sederhana dalam belanja, (d) santun dalam bergaul dan (e) selalu introspeksi. Dalam hadis Nabi juga disebutkan bahwa: “ empat hal akan menjadi faktor yang mendatangkan kebahagiaan keluarga (arba`un min sa`adat al mar’i), yakni (a) suami / isteri yang setia (saleh/salehah), (b) anak-anak yang berbakti, (c) lingkungan sosial yang sehat , dan (d) dekat rizkinya.”

Selesai menjenguk tante Murni, kami sempat singgah di mall.bersama Erly , anak kelas 2 SMP dan Aulia kecil.solat berjemaah dengan kak Murni sangat mengesankan. Serasa terhutang budi  dengan kakakku yang satu ini. Selalu, bukan hanya beliau memberikan kasih sayang yang besar, bahkan selalu memberiku keluarga baru. Kakak banyak mengubah sudut pandangku tentang keluarga. Ya, meski kelihatan sederhana namun itu sangat berbekas.

Malamnya kami sibuk membantu anak-anak (Erly, Aulia dan Faisal) membalut buku-buku sekolah memandangkan besok adalah hari pertama persekolahan musim baru,  diri membantu membalut buku, sedangkan Kak Murni menuliskan nama mereka di buku-buku itu. Teringat waktu kecilku dulu. Menjelang musim persekolah baru, diri dan kakak juga biasanya akan mempersiapkan perlengkapan sekolah dengan ummi. Suasananya kurang lebih seperti ini juga. Melainkan pada waktu itu diri berada di posisi anak kecil sedangkan sekarang roda hidup telah berputar dan diri berada di posisi orang dewasa.  Malamnya tidur bersama Aulia. Kerap kali terjaga gara-gara Aulia mengigil kedinginan dan selimutnya entah ke mana. Cepat-cepat menyelimuti gadis kecil itu sambil memeluknya supaya lebih hangat. Lucu sungguh ini anak.
Bangun pagi-pagi membantu Kak Murni mencuci piring sambil bercerita. Jadi ingat kakakku kak long. Dirumah juga kami sering begini.mencuci piring sambil cerita. Rindu sungguh suasana seperti ini. 

Fikir-fikir kembali, rasa itu sungguh adalah anugerah. Pernah diri akrab dengan beberapa orang kakak selain Kak Murni. Namun Kak Murni satu-satunya yang benar-benar memberi rasa yang sangat akrab. Seperti kakakku. Meski tidak tahu persamaannya di mana tapi rasanya benar-benar sama. Kasih sayang seorang kakak. Selesai semua perkerjaan rumah, dan sarapan bersama rasa kantuk mulai bermaharajalela. Apalagi kami menyantap nasi pecal waktu sarapan tadi. Mempengaruhi perut sekaligus mata yang tidak terbiasa. Cerita-cerita lagi dengan Kak Murni dalamposisi yang kian lama kian condong hingga akhirnya kami sama-sama berbaring dan tertidur di bed single itu. Kebiasaanku dengan kak long sewaktu remaja dulu. Diri sangat menghargai momen-momen ini. Semakin berat rasanya mahu berpisah dari kakak yang satu ini. Semoga takdir masih menjodohkan kami untuk saling bertemu.

Bangun dari tidur. Ternyata Tante Murni yang harusnya dijadwalkan pulang hari ini, tidak jadi pulang. Masih ditahan di rumah sakit. Kami mengambil peluang kembali menjenguk tante setelah Erly pulang dari sekolah. Drain tante sudah dilepas namun masih mahu diobservasi kata perawat disana. Tidak sempat bertemu dengan dokter atau koas yang jaga memandangkan tidak ada yang standby. Sempat solat zohor asar disana sambil cerita dengan tante. Apa yang diri pelajari dari tante, tante sangat kuat semangat dan pekerja keras. Meski seorang yang cepat runsing namun tante sangat tabah menjalani banyak hal yang berlaku dalam hidup.
Malamnya kami agak lambat pulang ke rumah.nenek masih setia menanti untuk makan malam. MasyaAllah kasihan nenek.harusnya jam begini nenek sudah tidur tapi gara-gara kami terlambat, nenek juga jadinya lambat makan malam. Besoknya kami berangkat pulang jam 10 pagi. Setelah foto bersama-sama, nenek dan tante Nono menghantar kami ke jalan. Sungguh mengharukan melihat hubungan kekeluargaan mereka. Sebuah keluarga besar yang sangat rukun menurutku.

Di bus, diri, Kak Murni dan Kak Fahmi duduk sebangku sambil bergurau senda, makan tauhu Sumedang dan bercerita-cerita. Hingga diri ketiduran. Kak Murni menahan kepalaku dibahunya membuat posisi yang sangat enak untuk tidur. Sambil kakak lanjut cerita dengan kak Fahmi.. perasaan bahagia waktu itu sangat tidak bisa dilupakan. Episode yang sangat indah dalam hidupku. Terima kasih Ya Allah atas anugerahMu yang tak terhingga.alhamdulillah.. Alhamdulillah..

Makan bersama sebelum pulang adalah momen terakhir kami untuk pertemuan kali ini. Kakak siap membekalkan pelbagai jenis ole-ole. masyaAllah sungguh peka kakakku.pelukan terakhir sebelum masuk ke ruang menunggu sangat berbekas dihati. Erat benar pelukannya membuat airmata hampir menetes. Kenangan-kenangan yang baru dijalani bersama menghiasi tubir mata seperti minta untuk tidak dilupa.. Selamat tinggal kakakku.. semoga Allah SWT masih berkenan mempertemukan kita lagi dalam roda kehidupan yang berputar ini..  

Jumaat, 3 Mei 2013

MURABBI YANG TETAP MENCINTAI

0



 she loves you lillah, dear ukhti
apabila sang murrobbi bertanya kepada mutarobbi-mutarobbinya,
" apakah yang membahagiakan kamu? "
jawab mutarobbi, 
 " ana gembira sebab berjaya dapat 4.0 flat, 
saya gembira dapat berjaulah oversea, 
ana gembira sebab bertemu dia dalam proses baitul muslim. "

*senyum*
ketahuilah, apabila ditanya apakah kebahagiaan sebenar buat murrobbi mu...
" akak cukup bahagia bila adik-adik menjadi sebahagian dari diri ini "
 Subhanallah (':
...
menghirup sedikit cinta luar biasa ini. takjub bagaimana kamu boleh menjadi sebahagian obsesi murrobbimu, menuntut sebahagian fikirannya, segenap kasih sayangnya malah menuntut  kerjanya hingga mimpi-mimpi di kala rehatnya.

Allahu Allah.
...
ya, dia lah murrobimu itu meskipun,
kamu lah yang membaca sms-sms nya sekali lalu
kamu lah yang acap kali mereka pelbagai alasan untuk tidak hadir liqa usrahmu
kamu lah yang selalu missing-in-action apabila di ajak menghadiri daurah-daurah
huu...
...
menjadi murobbi seperti dia
aku cukup cemburu
kerna langkahnya, bicara dia, bil telefonnya, masa makannya, masa rehatnya, masa belajarnya
hanya berlegar-legar mengenai mutarobbinya
mengenai dakwahnya, tarbiahnya 
pekatnya cinta itu
kerana pekatnya cinta itu terhubung dengan iman 
Allahu Allah (':
jika lah, kau mengetahui...
...
mengenali murrobimu, aku menakjubi kerja orang-orang beriman ini
bersabar dan tidak mudah putus asa,
" Allah nak terus uji dan asah skill bagaimana terus berjaya mengikat hati mutarobbi "

(':

Ya Allah,
aku juga bahagia
mengenali murrobbi seperti kamu.
 semoga terus tsabat
ya 'ketenanganku'
insyaAllah

~diberi oleh salah seorang adik yang sangat prihatin~ terima kasih atas ingatannya..

http://suratuntukboolan.blogspot.kr/2013/05/segenap-cinta-murobbimu.html

Rabu, 1 Mei 2013

JAUH

0



Jauh.. adalah kata yang mengawali perjalanan. Jauh menawarkan misteri keterasingan. Jauh menebarkan aroma bahaya, jauh memproduksi desir petualangan menggoda. Jauh adalah sebuah pertanyaan sekaligus jawaban, jauh adalah sebuah titik tujuan yang penuh teka teki. Marco Polo melintasi jalan panjang dari Venesia hingga takhta Kaisar Mongol di negeri China. Para pengelana lautan Eropah bertahun-tahun mengarungi samudera luas, menyabung nyawa, menjinakkan suku primitive di tanah belantara. Para astronaut dan kosmonout berlomba menginjakkan kaki di bulan. Menguak tabir angkasa. Deretan pengembara akbar menghiasi sejarah peradaban. Semua terjerat pesona kata itu: JAUH..

Seberapa jauhnyakah “jauh” itu? Berapa lama untuk mencapainya? Imiginasi liar manusia terus menggerus dimensi ruang dan waktu, terus berkelana menembus batas. Tentang kehidupan yang paling asing, paling berbeda. Eksotis. Ajaib. Unik. Pelik. Antik. Eksentrik… JAUH..

Si petualang pun bermimpi, dalam lintasan yang begitu jauh menuju titik terjauh, dia akan melewati sebuah rute musafir legenderis dari zaman berabad silam. Jalur sutra yang membaurkan berbagai budaya Timur dan Barat, membangkitkan imajinasi dan romantisme, bayangan tentang barisan caravan unta yang melintasi gunung gersang, atau perompak di tengah kengerian malam, fatamorgana oasis, sampai kubah-kubah megah mesjid dan makam dengan biru lazuardi dari dongengan Arabia. Permaidani terbang, harta karun tersembunyi, putrid cantik, pangeran rupawan..

Perjalanan…
Pertualangan….
Kita berangkat…

~Titik Nol, Agustinus Wibowo…~

Ahad, 21 April 2013

WALIMAH INTER-NEGARA

1




Bismillah..
Ada satu peristiwa yang amat berbekas dijiwa ini hari ini. Alhamdulillah sahabatku, Rosnani sudah selamat diijab qabulkan dengan Akhi Ramli, pemuda soleh asli Gowa tersebut. Rasa ingin menetes air mata ini mengenangkan cabaran yang selama ini ditempuh oleh sahabatku ini. Mungkin pernah diri ini nukilkan tulisan buat sahabat dunia akhiratku ini beberapa waktu yang lalu. Orang yang banyak mengajar arti kekuatan dan ketabahan.

Dari pertama mengenal Nani, dan kami sudah tersedu sedan mendengar kisah tragisnya hingga berjaya melanjutkan pelajaran di Bumi Watanpone ini, hingga meninggal ibunya, beliau tidak berapa lama terkena suatu penyakit bakteri yang menular aktif di negeri ini, hinggalah akhirnya Allah SWT membayar lunas kesabarannya dengan akhirnya menemukannya dengan belahan jiwanya.

Meski dari pertama susah untuk memutuskan.. apalagi akhi adalah orang asli Gowa hingga ada pilihan berat yang harus diambil. Menerima lamaran akhi berarti peluang Nani untuk pulang ke tanah air semakin tipis. Apalagi ne tidak memiliki my card Malaysia hingga untuk mengurus masalah kewarganegaraan sangat sulit. Sedang keluarga inti ne sendiri masih menetap disana. Kakaknya, adik-adiknya. Ayahnya. Namun akhi adalah seorang pemuda soleh yang bertanggungjawab. Dan akhirnya istiqarah membuka pintunya. Alhamdulillah hari ini mereka akan membina istana cinta mereka demi menggapai redhaNya.
Pernah waktu kunjungan Nani ke Makassar kali yang lalu, diri bertanya pada beliau..

“Ne, cam mana boleh mantap untuk pilih akhi Ramli sebagai pendamping hidup ne?”

Diri tahu benar kalau Nani sebenarnya berharap untuk menikah dengan orang Malaysia untuk memudahkan masalah imigrasi beliau salah satunya.

“Entahlah Zah, Ne pun tak tahu. Yang Ne tahu akhi tu baik sangat. Dan insyaAllah Ne yakin dia boleh bawa Ne dan keluarga ke jalan syurga Allah.. kita berusahakan..”

Aku tahu itu sebuah pilihan yang berat. Apalagi untuk kasus seperti Nani. Untuk kembali ke tanah air takkan semudah yang dibayangkan. Dan mungkin, dia akan membutuhkan passport untuk sekadar kembali ke tanah tumpah darah sendiri.

“Zah, kadang bahagia itu saat kita belajar bersyukur dengan apa yang kita punya. Mungkin apa yang menurut kita terbaik, justeru tidak baik di mata Allah. Ne khawatir juga saat nak beritahu ayah tentang lamaran akhi. Tapi akhi kata, cobalah dahulu. Mungkin disana ada berkahnya. Jika kita tidak mencoba dan terus ragu dengan kemungkinan, kita tidak tahu natijahnya.  Yang penting kita berusaha.”

Pernah satu waktu lain, akhi sendiri yang memberitahu,

“ Waktu ana melamar Nani, ana belum punya wang penaik yang diminta sama keluarga Ne, tapi ana yakin, Allah ada jalanNya asal kita mahu untuk berusaha dan berdoa. Yang penting positif dengan Allah. Dan Alhamdulillah.. Allah memberikan ana kecukupan. Pada waktu yang telah dijanjikan itu, wang yang diminta juga terkumpul..yakinlah..sesuatu yang bernilai ibadah disisiNya, akan Ia bantu mencukupkannya..”
Subhanallah. Sungguh seorang yang luar biasa.

Diri bersama Ummi, Kak Solihah dan Fatimah tetap menyempatkan diri untuk tetap hadir dalam sela waktu yang menghimpit. Ada hikmah dan berkah dalam ukhuwah. Atas dasar kasih sayang itulah kami merentas 3 gunung dan lembah untuk menghadiri acara syukuran walimahnya. Antara 2 negara. Antara 2 budaya. Antara 2 insan. 2 hati. Dengan ikatan 1 akidah. 1 keyakinan dan 1 harapan. Ada banyak tolak ansur dalam acaranya. Pertembungan adat dan kesederhanaan Islam. Ya, seperti kata Ne, dia mengimpikan sebuah perkahwinan sederhana yang cukup mematuhi syariat. Tapi pertembungan budaya..apalagi budaya bugis-makassar yang masih kental mengakar umbi tetap menular melilit. Apa jua pun itu bentuk perkahwinannya, semoga ia tidak mengurangi berkah dan pahala ibadah dalamnya.

Buat sahabatku, dimanapun di belahan dunia kamu berada, tetapla kamu sahabatku. Dan jika Allah tidak mempertemukan kita didunia, semoga DIA akan mempertemukan kita lagi di syurganya.

Binalah hidup di jembatan makruf. Rumah jadi sambungan madrasah, seninya kerana solat… indahnya oleh munajat. Tapaknya iman, jalannya syariat, natijahnya akhirat.. ukhti, semoga keluarga yang terbina harum dengan wangian kasih, indah dengan perhiasan akhlaq dan selamat dengan benteng syariat. Selamat pengantin baru.







Selasa, 9 April 2013

JEDA

0



I need a break. Really. Sepertinya sudah menua dalam siklus tanpa koma ini. Terperangkap dalam labirin tanpa pintu. Tekanannya maha berat. Seakan terhanyut dalam arusnya..   benar-benar butuh jeda. Ingin sekali berlari-lari dengan kaki telanjang di atas pepasir pantai yang memutih. Menyentuh gigi air dan merasai desir ombak yang menghentam cadas. Langit biru yang menaungi sang pantai.indahnya… namun kesibukan ini membuat aku sesak. Patut Rasulullah SAW berpesan untuk menghargai waktu lapang sebelum datang waktu sibuk.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                
Tapi tetap saja,Tuhan selalu bermurah hati untuk menganugerahi keajaiban-keajaiban dalam spasi yang ada antara dua celah itu.meski tidak ada titik, tidak ada koma, namun tetaplah hidup itu berjalan. Samada kita suka atau tidak suka.. Tuhan tetap saja menghadirkan orang-orang yang kita butuh untuk menghibur kita, berkongsi suka duka. Cerita-cerita yang banyak dalam perjalanan itu. Dan selalu itulah orang-orang yang tepat untuk memberikan ketenangan.

Kerna tugas di RS Haji yang posisinya lebih dekat dengan labuang Baji, atau sewaktu bertugas di RS Labuang Baji sendiri, masih menyempatkan diri  untuk mampir di tempatnya Ayhu Syahrir. Adiknya Irfan yang sudah kuanggap seperti adik sendiri. apalagi diri dan Ayhu terhubung juga dengan Ulfa. Dulu sebelum Ayhu kuliyah di Makassar pernah menjanjikan untuk keluar jalan bersama anak itu. Baru sekarang berkesempatan membawa Ayhu keluar berjalan-jalan sambil makan-makan. Benarlah yang paling penting itu bukan seberapa lama kita ketemu tapi memanfaatkan pertemuan itu untuk menghidupkan sang waktu.

Sempat juga ketemu dengan Ulfa dan keluar jalan sambil foto-foto. Aktivitas rutin kalau dengan Ulfa. Dan ke danau. Meski diri harusnya bedrest total gara-gara sakit yang memanjat, namun refresh bersama Ulfa ternyata lebih efektif berbanding bedrest totaol dirumah. Mungkin begitulah hidup yang singkat ini dijalani. Banyak bertukar cerita dengan Ulfa. Dari masalah perkuliyahannya hingga masalah kesehariannya. Organisasi dan pertemanannya. Kata orang banyakkan belajar dari pengalamanmu dan pengalaman orang lain. Ulfa yang cerewet ini selalu saja bisa menghiburkan saat terberat seperti ini. Sama halnya Winda yang ceria dan banyak cerita itu.. jadi kangen Winda T_T

Sewaktu diri bertugas di RS Gowa, kak Murni sempat pulang kerna hal keluarga. Alhamdulillah kak Murni gak lansung pulang hari minggunya tapi menyempatkan diri selama seminggu lagi di Makassar. Hampir saja tidak sempat bertemu dengan Kak Murni. Tapi Tuhan selalu punya jalan sendiri. sebelum Kak Murni kembali ke Kalimantan, sempat juga ketemu sama kakak.. Cuma berjalan-jalan dan duduk bersama. Kak Murni sepanjang itu menggenggam tanganku dan kami hanya menghabiskan waktu bersama melihat-lihat barang disana. Meski begitu sudah cukup bermakna. Jalan bertiga sama kak Murni dan Kak Fahmi selalu saja mengundang rasa rindu pada kakakku Along dan Abang long..tidak sempat berfoto di Fotobox padahal Kak Murni mahu sekali.. makan bersama di Mie Titi jam 22.00 malam sangat luar biasa.

Satu hari nanti, saat diri kembali ke tanah air, pasti akan merindui momen-momen ini. Orang-orang ini. Ya Makassar yang punya banyak orang baik dan disayangi. Ada adik.. ada kakak.. ada teman. Mereka adalah keluarga. Keluarga yang akan kurindui satu hari nanti. Selalu bila di rumah sakit, orang-orang pada hairan kenapa bisa diri punya teman dari UNM. Kenapa bisa berteman dengan orang dari umur yang bervariasi. Ya itulah keluasan ukhuwah yang tidak terbatas dengan hanya persamaan profesi, usia, waktu dsb..