MINGGU 4. Pindah tugas ke RSIA Pertiwi yang berdekatan
dengan Pelamonia. Rumah sakit ini tergolong dalam kelas menangah ke atas. Ada 2
kamar bersalin (VK) yakni VK Atas dan VK Bawah. VK atas merupakan VK ekslusif.
Yang menempatkan pasien-pasien “PD” istilahnya atau “Pasien Dokter”. Pasien
dokter berarti dokter spesialis yang akan membantu partus pasien itu. Meski
demikian, tetap saja kami diberi peluang untuk menerima (clerk case) dan juga
membuat pemeriksaan dalam vagina (vagina toucher/VT). VK bawah menempatkan pasien yang masuk dengan
jaminan kesehatan JamKesDa (jaminan kesehatan daerah). Alias golongan menengah
ke bawah. Nah, di VK bawah ini kami diberi kesempatan bukan hanya menerima
pasien bahkan hingga membantu partus, drip oxytocin dan sebagainya.
Suasana di Pertiwi amatlah jauh bedanya dengan RSUD Maros.
Maklum saja ini rumah sakit tengah kota metropolitan Makassar. Semua serba
ada.serba lengkap. Cepat saja beradaptasi. Begitulah..terima apa adanya. Di
sini kami jaga on off atau selang satu hari. Meski capek namun banyak hal yang
dapat dipelajari. Lebih enak jaga on off begini daripada 8 jam. Kerna kita bisa
melihat proses lansung seorang ibu melahirkan dari mulai sakit nyeri belakangà muncul semua gejala
inpartu (mahu melahirkan)à
ibu melahirkan à 2
jam post-partum (selesai melahirkan).
Bertugas dirumah sakit daerah dan rumah sakit kota sangat
berbeda tipe masyarakatnya. Jika di daerah, ibu hamil sibuk bertanya, “doc,
saya bisa melahirkan normal gak yah?” meski dalam kesakitan, tapi jika di kota
ibu hamil, jika sakit sedikit, “doc, bisa di operasi saja? Tidak sanggupka” ih
ibu.. memangnya dipikir operasi itu tidak nyeri? Tidak ada resiko? Tolonglah..
Why GOD created a women with the internal strength to give abirth if it’s not
for her own sake? Natural phenomenon. It’s surely for a reason. Disinilah
pentingnya komunikasi dan bagaimana kita menjelaskan pada pasien dengan baik.
Ada ko-ass yang takut dengan kata “PD atau pasien VIP”. Padahal yang diperlukan
oleh siapapun adalah komunikasi yang baik dan penjelasan.
Dibawah bimbingan dr.Ana, dr.Nyingsi, dr.Negel, dr.Yaya,
dr.Richard dan sangat seru. Dr.Ana dan dr.Nyingsi sudah seperti teman sejawat
yang sangat memahami.





0 ulasan:
Catat Ulasan