Skinpress Rss

Sabtu, 28 Julai 2012

BUKPUS BARENG KKN-PK

0



Lama rasanya tidak berkumpul lagi anak-anak KKN. Kalo setahun yang lalu, boleh dikatakan hampir setiap bulan ada saja ide-ide pertemuannya, namun setahun kedepan ini ternyata sunyi sekali. Mungkin kerna sebagian dari keluarga ini sudah meninggalkan  tanah bertuah ini.. sebagian lagi sibuk berjuang menyelesaikan sisa studi.

Hari ini janjian untuk buka puasa bersama keluarga Tolbar. Sekalian melangsaikan “hutang”ku untuk memasak masakan Malaysia seperti yang pernah kujanjikan pada mereka. Menu hari ini “Tomyam campur” plus tempe goreng. Kerna permintaan khas dari Rahma, maka turut membuat “ayam Paprik”. Sebenarnya sudah lama sekali tidak memasak. Namun Alhamdulillah sepertinya belum hilang ingatan untuk memasak makanan-makanan rutin itu semua..

Rencana yang bisa hadir hari ini, Winda si Tuan rumah sendiri, Rahma, diri, Irfan, Adit, Kiki, Uul dan Amel. Namun setelah jenuh menunggu ternyata hanya kami berempat lagi.. yah, sudahlah!! Ayong ada buka puasa juga dirumahnya, Adit harus menjaga toko, Kiki tiba-tiba tidak enak badan, Uul tidak muncul-muncul, Amel harus jaga di Obgyn.. Wawan juga.. Ochy hilang kabar. Iyan sudah di Buton. Yang lain semua diluar kota. Ya persahabatan butuh pengertian bukan?

Berempat juga tidak apa-apa. Tetap ada kebahagiaan tersendiri. Bahagia itu ternyata sederhana saat kita menikmati apa yang ada di hadapan kita. tidak terlalu berharap dan tidak terlalu kecewa dengan hal yang tidak sesuai dengan harapan. Berempat kami menikmati buka puasa dengan es kelapa dan es buah, serta kek “Rainbow” Kiki yang memang dijual oleh Winda. Solat berjemaah Magrib menyalakan lagi sumbu-sumbu kebahagiaan yang tumbuh mekar dalam jiwa.

Selesai solat Magrib baru menikmati juadah buka puasa. Berdebar juga melihat Tomyam yang tidak tahu seperti apa rasanya. Maklum saja belum dicoba dan di “otter” rasanya. Semoga saja tidak terlalu jelek untuk bertitle “layak dimakan”..haha.. kata Winda berbeda dari yang biasa dimakan di De Cost. Iya memang kalau di De Cost itu sebenarnya asal rasa. Tidak pernah kami yang pernah merasai tomyam itu sendiri mengiktiraf itu sebagai tomyam.. aneh rasanya.. Rahma terlihat bersemangat dengan ayam papriknya. Maklum saja lama benar dia teringin menjamahnya lagi setelah beberapa ketika dulu diri pernah memasakkannya itu.

Selesai buka puasa kami terawih bersama di mesjid didekat rumahnya Winda. Bagus sekali suasananya. Mesjid terbuka itu meski terlihat kecil tapi sebenarnya mampu menanggung jemaah sebanyak 150 orang. Bacaan imamnya juga tertil. Enak didengar. Mungkin itulah ajaibnya saat ayat-ayat langit itu dibumikan.. maka akan terasa dingin dan ringan hati yang mendengarkan.

Bermalam di rumah Winda malam ini. Sudah lama tidak melayani celoteh teman satu itu yang selalu ceria dan banyak cerita. Meski secara fisik kelihatan seperti anak-anak sekali namun hakikatnya ini teman satu ada banyak sisi dewasanya. Meski kepenatan coba juga untuk menggelayut tapi bersama Winda kepenatan itu berbalas baik..

Rabu, 25 Julai 2012

WASIAT IBRAHIM IBNI ADHAM

0

Ibrahim Adham berwasiat : “Jika kamu mahu menerima 5 perkara serta mampu melaksanakannya nescaya kemaksiatan tidak akan mampu menyerang dirimu dan kamu tidak mudah untuk dihancurkan oleh kelazatan duniawi iaitu : 

1. Apabila kamu hendak melakukan penderhakaan kepada Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Mulia maka janganlah kamu memakan rezekiNya

2. Apabila kamu hendak berlaku derhaka kepadaNya maka jangan sampai kamu memijak bumiNya

3. Jika kamu hendak melakukan sesuatu kemaksi
atan sedangkan kamu masih berada dalam rezeki dan wilayahNya maka sekarang cuba carilah suatu tempat yang mustahil diketahui olehNya di mana tempat itu kamu dapat bebas berbuat maksiat

4. Apabila malaikat pencabut nyawa datang hendak mengambil nyawamu maka cuba mintalah kepadanya agar diberi tempoh hingga dapat bertaubat dengan taubat yang sesungguhnya serta beramal soleh kerana Allah

5. Jika pada hari kiamat nanti ketika malaikat Zabaniyah penjaga neraka datang kepadamu untuk membawamu ke neraka maka usahakan untuk menolaknya

Isnin, 23 Julai 2012

IFTAR BERSAMA SANTRI DI PESANTREN

0




Semenjak menjadi super senior pada anak-anak Malaysia di UNHAS, sibuk betul diri diangkat menjadi perwakilan untuk clinical student disini. Apa jenis program, pasti “kak Fuzah” yang jadi tumbal.. sabar jelah..
Tapi hari ini, Allah memberi pembelajaran baru buat diri. Diberi kepercayaan untuk memberikan penyuluhan kepada anak-anak santri di Panti Asuhan Bumi-Bumi yang terletak di Sudiang. Sejak KKN dulu, diri paling berhajat untuk berkomunikasi lansung dengan anak-anak kecil ini dan memberikan mereka didikan secara lansung semampunya. Namun akibat keterbatasan diri dalam berbicara bahasa tempatan membuat diri tidak berkeyakinan untuk berinteraksi.

Alhamdulillah kesini, selesai dari KKN plus mulai bergaul dengan teman sejawat serta pasien banyak membantu bahasa tempatanku. Namun kesibukan di rumah sakit menjadi batu penghadang untuk diri lebih banyak membenahi waktu untuk mengabdi dimasyarakat. Tapi hari ini, diri diberi kepercayaan tersebut. Meski masih minder (rendah diri) dan serba kurang, Rahma, teman terbaikku siap membantu. Meski Materi yang bakal kubawakan adalah materi biasa-biasa bahkan pernah dibawakan oleh teman KKN ku Adit sewaktu penyuluhan cuci tangan, diri tidak berkesempatan mengikutinya gara-gara menjadi fesi program Dokter Cilik kelolaan Amel yang dijalankan serentak.

Berdiri dihadapan wajah-wajah polos yang menanti dengan penuh harap, tiba-tiba terdetik mampukah lisan ini menyampaikan sedikit amanah ilmu yang dengannya anak-anak berwajah polos ini mampu masukkan dihati mereka selanjutnya beramal dengannya. Rahma yang sejatinya datang untuk membantu, ternyata hanya membantu semangat, bahan dan aturan. Tidak seperti yang diri bayangkan dia yang mahu memberikan materi penyuluhan. Tapi tidak mengapa, ini proses yang harus diri jalani. Harus diri lalui sendiri untuk meraih pengalaman dan melatih kebijaksanaan untuk membuka tabir hati-hati kecil di depanku ini pada dimensi yang tepat.

Bismillahirahmanirrahim…
“Ya Allah lancarkanlah lisanku..”
Perbicaraan dibuka, penyuluhan diangkat. Allah mengangkat rasa gugup dan tidak siap. Alhamdulillah semua baik-baik saja. Selesai berbuka, berpeluang mendirikan solat magrib bersama-sama mereka. Sempat berbual-bual dengan beberapa santri cilik selesai solat. Mereka meminta diri memberikan motivasi supaya mereka bisa sukses dalam kehidupan kedepannya.. Ya Allah meski baru mengenali mereka, merasa rona kasih sayang itu memekar dalam hati. Ada rasa puas saat kita mampu berbagi dengan mereka..

Sabtu, 21 Julai 2012

IFTAR PERTAMA

0



Ramadhan Kareem..
Alhamdulillah kasih sayang Allah masih lagi menyampaikan kita pada bulan yang berkah ini. Bulan yang dinanti-nanti oleh para sahabat, para tabien tabi’ tabien, para salafussoleh dan para sufi. Bulan penuh rahmah dan berkah, murah dengan keampunan dan sejati dengan tersingkirnya syaitan durjana dari memandu nafsu manusia.

Puasa pertama. Sedikit sebanyak pasti terkesan dengan konfrontasi terhadap makanan dan minumannya. Kebiasaan minum air banyak membuat tubuh seperti dipasang alarm menandakan ia mengalami dehedrasi. Namun, inilah permulaan dari tarbiyah Allah untuk menjinakkan kembali hati-hati yang penuh dengan rawasib jahilayah yang kian menebal. Tadarus Al-Quran juzuk 1 dikumandangkan kembali dengan azam dan semangat yang berkobar-kobar untuk menghabiskan tadarus dan tadabbur ayat-ayatnya. Tekak semakin kering bagai akan segera meradang didalam jika diteruskan. Tinggal 3 menit sebelum masuk waktu berbuka.. Iftar pertama Ramadhan tahun ini. Kami menyambut kemenangan pertama ini dengan iftar bersama muslimat dibawah kelolaan IMAM SCI yang digerakkan oleh adik-adik 2010.

Mereka memasak sendiri hari ini. Lauk ayam gulai, telur goreng, sayur, sambal tempe dan air sirup limau nipis. Makanan yang simple namun sangat menyelerakan. Yang unik dengan iftar hari ini adalah makan talam. Suatu budaya yang rasanya sudah lama sekali ditinggalkan sejak beberapa waktu. Alhamdulillah hari ini berpeluang lagi untuk merasi syu’ur dalam menikmati iftar bersama. Kami berlima memenuhkan satu talam. Meski kadang perbualan masih berkitar hal yang biasa-biasa saja namun syu’ur yang mengalir itu benar-benar terasa mendalam. Saling berbagi, saling mengutamakan antara satu sama lain. Makan talam benar adalah suatu bentuk didikan hati untuk membangun pilar ukhuwah. Mungkin kerna ini juga kemungkinan adalah Ramadhan terakhir kami di tanah Makassar ini. Kebersamaan sepertinya semakin tipis mengunjur ke tengah laman.

Hari minggunya sempat menyusun waktu dan kelapangan untuk duduk lagi bersama dalam halaqah yang mendidik jiwa yaitu halaqah bersama ustazah yang telah lama tertunda. Kembali menyusun surah-surah hapalan, materi tarbiyah.. benarlah semoga momentum madrasah Ramadhan ini akan mendidik kami supaya lebih tabah, lebih istiqamah dan lebih jiddiyah di jalan ini. 

Halaqah memang sebelumnya berjalan meski cuma kami-kami namun untuk disiplin datang ke pertemuan dengan ustazah, adalah suatu mujahadah yang tak mudah. kerna ustazah juga biasanya sibuk dengan pelbagai urusan hingga lama-kelamaan ia agak berkurang frekuensinya. namun syu'ur yang terbina tetap bersemat dijiwa. minggu-minggu akan datang kami akan memulakan kembali hafazan yang sempat tertangguh. 

Jumaat, 20 Julai 2012

1000 PESAN

0



Tiba-tiba kau mengungkitnya
Sungguh aku tidak pernah benar-benar mengamati
Ternyata sudah lebih 1000 pesan yang mengudara
Tidak termasuk pesanan ringkas yang menghiasi layar telefon genggam
Iya kamu lebih peka dalam setengah halnya

Membuat aku membaca juga kembali dari awal.. 6 September 2010
1000 pesan itu punya banyak bahasan
Dari candaan tidak penting hingga bahasan serius seantero dunia
Mahu pelajaran obatan, penyakit, sejarah, mitos, mahupun isu politik
Persoalan kehidupan, nilai dan berbagai bidang lainnya menambah materi bicara
Untung belum pernah kita bahas materi fisika biologi dan matematika
Turut menyibuk dalam urusanmu, ternyata aku sudah terbiasa

1000 pesan ternyata sangat berharga
Punya nilai tersendiri yang mungkin kita maknai kemudiannya
Ia adalah bagian dari proses pembelajaran dalam siri perkenalan kita
Ada episode yang tak mudah kita tempuh
Tapi toh, bisa juga kita lewati dengan baik diakhirnya
Dari siri-siri ini kita belajar untuk lebih toleransi dan memahami

1000 pesan itu tak mungkin aku olah semua
Kerna ia bukan sekadar pesan, tapi ada rasa didalamnya
Ada kenangan meski tak semua masih bugar di ingatan
Ada percaya dalam merangkai peristiwa
Pesan sederhana tapi cukup mendewasa

Orang lain mungkin bisa menikmati baitnya
Tapi momen dan rasa itu biar kita dan Tuhan saja yang menyimpannya
Dalam kitab yang masih banyak lembar rahsia didepan
Sepertimana kita jalani saja hari kemarin sesuai ketentuanNya
Biarlah hari besok juga kekal sebagai misteri yang akan kita jalani
Kerna kehidupan aslinya penuh dengan tanda Tanya

Terima kasih atas kesabaranmu melayani hujanan pertanyaanku
Terima kasih kerna sabar menghadapi ke’lebay’an ku
Selalu ada untuk merungkai kegalauan serta  meredup kegelisahan
Dan mengajarku supaya lebih bijaksana untuk menghadapi tiap kondisi hidup

Bukan aku menonjolkan kesempurnaanmu
Hanya saja sisi baik yang bisa mendidik
Kerna manusia sejatinya tidak ada yang perfek
Sama-sama belajar dan berusaha untuk menjadi lebih baik

~amni shamrah~
20 Julai 2012
12.56 am

Rabu, 18 Julai 2012

MELUKIS MATAHARI

0



Pernah kucoba pejamkan mata, membayangkan seperti apa diriku dikemudian hari....

Ah,kenapa aku selalu melihat sosokku dengan segala kesempurnaan....apa karena memang fitrah manusia yang selalu seperti itu???Mungkin kalian bilang "Iya", seperti halnya diriku. Tapi tidak untuk sosok satu ini. 

Perempuan tegar yang telah mengajarkanku arti keikhlasan. Itulah sosok yang aku maksud. Dia tidak pernah terlalu terobsesi untuk melakukan hal sesuai keinginannya. Justru yang selalu terlontar dari mulutnya "Takdirku...". Awalnya aku gregetan setiap kali kata itu terlontar dari mulutnya. Takdir, ya, memang takdir, tapi bukankah selalu menyelimuti diri dengan ketentuan kata "takdir" mencerminkan orang yang pesimis???!!!!Bukankah ada takdir yang dapat diubah????!!!!
Tapi itulah dia,Perempuan tegar yang telah mengajarkanku keikhlasan. Ikhlas????seperti apa implementasi kata yang konon "susah" pembuktiannya ini???!!!! Aku juga tidak tahu. Tapi lagi-lagi, dia kembali muncul sebagai perempuan tegar yang telah mengajarkanku keikhlasan.

"Aku lulus.....," senyumnya padaku dengan wajah yang sumringah. Ekspresiku yang semula deg-degan menanti hasil SNMPTN-nya langsung berubah, luapan haru yang tak terbendung. Bagaimana tidak, dia lulus di Perguruan Tinggi Negeri yang terbaik di Indonesia.
"Selamat,,,,kapan pendaftaran ulangnya, siapa2 saja yang lulus, ini....itu...????," aku sudah tak sabaran mencercanya dengan sejuta pertanyaan.
Wajah itu tetap tersenyum.Hingga akhirnya kata2 itu keluar dari mulutnya.
"Saya rasa cukup sampai disini, bisa lulus itu sudah kesyukuran besar untukku."
"Maksud kamu????"
"Kamu tahu,mendaftar SNMPTN ini hanya karena rasa kasihan mamaku melihatku. Lulus atau tidak, itu bukan persoalan bagiku.....awalnya. Bisa merasakan SNMPTN, lagi-lagi itu cukup bagiku. Kamu tahu, mamaku bukan mama seperti yang kamu punya. Eitzzz,,,,itu bukan salah mamaku.....memang takdirku seperti ini...., tapi ternyata bisa lulus, ya, setidaknya aku bisa membuktikan cerdas belum tentu harus kuliah....."Dia masih tetap dengan senyumnya mengatakan semua itu padaku. Setegar inikah dia???? Aku sendiri hampir frustasi saat tidak lulus SNMPTN beberapa tahun yang lalu.
"Tapi kan sayang......mubazir, banyak yang lain pengen lulus tapi tidak ketiban rejeki....."
"Bukan mubazir,,,,,tapi mencoba memaknai ujian Tuhan yang diberikan padaku....."




Senyum itu diiringi air mata. Perempuan Tegar yang telah mengajarkanku keikhlasan ternyata menangis.Apa yang terjadi?????


_Bersambung........._

[by Mulhaeri AlBanna on Sunday, July 15, 2012 at 1:13pm]

Selasa, 17 Julai 2012

AHLAN WA SAHLAN YA RAMADHAN...

0


Ramadhan Kareem..

Kita insyaAllah, benar-benar akan kembali menghirup udara di bulan Ramadhan. kita insyaAllah akan merasakan kembali hari-hari bahagia penuh penghambaan, kebersamaan, kedekatan, ketundukan, kekhusyukan pada Allah yang Maha Rahman dan Maha Rahim. dalam suasana seperti itu, terasa sekali kesenjangan batin yang tercipta, yang kita lakukan sendiri. setelah 11 bulan kita berpisah dengan Ramadhan setahun silam. terlalu banyak amal-amal ibadah yang kita tinggalkan. selama 11 bulan lamanya kita telah menyia-nyiakan waktu. banyak kebaikan yang telah tersemai dalam Ramadhan setahun lalu, makin lama makin kering dan kini nyaris mati. kita, tenggelam dalam arus kesibukan dan belenggu keinginan yang tak akan pernah selesai dan tak ada ujungnya.

Saudaraku,
Syukurilah bila kita masih kembali bisa sama-sama mencapai indahnya hari-hari di bulan suci. merasakan kembali kedamaian dan kesejukan hati yang sulit dilukiskan di malam-malam Ramadhan. keindahan makan sahur bersama, dan kelezatan berbuka bersama. Subhanallah.. orang yang berpuasa itu memiliki 2 kebahagiaan, kata Rasulullah SAW..Yakni saat berbuka dan saat bertemu Rabbnya.. inilah saat kita menebus segala kelalaian dan kekurangan.

Saudaraku, perbanyakkan memohon ampun padaNya. inilah saat Allah Yang Maha Pengampun membuka pintu taubat dan magfirah. saat Allah Yang Maha Rahmah mencurahkan kasih sayangNya yang tak terbilang. Saat Allah SWT Yang Pemurah menebar pahala amal soleh tanpa batas. inilah saatnya kita mendekatkan diri kepada Allah. dan memperbanyak memohon ampun atas semua khilaf. Allah sungguh-sungguh Maha Penerima Taubat saudaraku..

Saudaraku,
Kuatkan tekad kita untuk menghapus, menebus dosa dalam bulan penuh berkah ini. mengimbangi kekeliruan dan kesalahan kita yang terlalu banyak. mengisi sisa waktu hidup di bulan suci dengan melakukan amal-amal soleh. sebanyak-banyaknya. semoga madrasah Ramadhan ini juga mampu melahirkan kita sebagai insan taqwa. Siapa yang tahu, jika udara bulan Ramadhan tahun ini merupakan udara terakhir kali kita hirup? dan kita tidak pernah merasakan indah dan nikmatnya pahala Ramadhan lagi? semoga saja, ini bukan kebersamaan kita dalam bulan Ramadhan yang terakhir.

Isnin, 16 Julai 2012

SAMPAI JUMPA LAGI AYAH

0



Ayah akan pergi lagi
Ini bukan pertama kalinya
Namun entah kenapa, rasa sedih itu tetap menggelayut
Padahal ayah pergi membawa misi ummah
Misi kemanusiaan kemboja.. untuk membantu saudara-saudara kita disana
Perpisahan selalu saja menyakitkan
Meski hanya untuk sebentar

Ummiku yang kuat
Selalu saja membenarkan dia pergi
Meski ummi sendiri kemana saja lebih senang ditemani ayah disisi
Tapi itulah kehidupan seorang pejuang

Hidup bukan hanya untuk diri kita sahaja
Ada ketikanya kita harus mengorbankan kesenangan kita untuk orang lain
Kadang kita harus memberikan apa yang kita punya
Kerna sungguh hidup itu lebih bermakna
Saat kita bisa bermanfaat buat orang lain
Saat kehadiran kita membawa senyum pada bibir orang lain
Itu yang sering ayah dan ummi ajarkan

Mungkin dewasa ini terlalu banyak fikiran
Khawatirkan kesehatan ayah keselamatannya
Tapi itulah.. ada Allah Yang Maha Menjaga yang akan menjaganya disana
Ada Allah yang Tidak Lengah yang selalu akan melindunginya..
Semoga ayah selamat dalam perjalanan pergi
Sepanjang disana dan pulang juga dengan selamat ke pangkuan keluarga
Ku tidak ingin mengatakan selamat jalan ayah,
Tapi sampai jumpa lagi, ayah…

Sayang ayah ^__^
Amni_shamrah
17 Julai 2012
12.49 pm

Sabtu, 14 Julai 2012

BLOOD DONATION

0



Alhamdulillah hari ini Berjaya menderma darah untuk kedua kalinya. Sebenarnya sudah lama berniat menderma tapi kekangan waktu selalu saja menghimpit.

Bercerita tentang derma darah atau istilah disini, donor darah, diri teringat satu cerita yang pernah dibaca beberapa waktu yang lampau tentang seorang pemuda yang cacat anggota fisiknya. Pemuda ini terpaksa bergantung hidup dengan menggunakan kerusi roda kemana sahaja. Beliau tidak memiliki sepasang kaki. Beliau mengambil upah menjahit baju di salah sebuah pabrik pakaian untuk menyambung hidup. Ya, hidup yang sederhana pasti. Kais pagi makan pagi, kais petang makan petang.  Apa yang menarik dari pemuda ini saudaraku, dia memiliki kebiasaan, merentasi jarak 3 km menaiki kerusi rodanya pada hari minggu setiap 3 bulan untuk mendonor darahnya ke Bank Darah Internasional yang diadakan rutin setiap bulannya. Setiap mendonor, beliau meminta supaya darahnya di ambil 450cc, had paling maksimum bisa dikeluarkan dari tubuh secara mendadak.

Apabila ditanya, kenapa dia sanggup bersusah payah demi mendonor darahnya, beliau lantas membacakan suatu hadis Rasulullah SAW: Pertama, sedekah dapat menghapus dosa. Pernyataan ini diperkuat dengan dalil hadist Rasulullah saw, “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614).

Kedua, bersedekah memberikan keberkahan pada harta yang kita miliki. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah saw yang berbunyi, “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim).

Ketiga, Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah. Hal ini sebagaimana janji Allah SWT di dalam al-Quran. “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs; al-Hadid: 18)

Keempat, terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah. Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga.
“Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.”  (HR Bukhari).

Dan terakhir, orang yang sering bersedekah dapat membebaskan dari siksa kubur. Rasulullah saw bersabda, “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR Thabrani)

Orang-orang bingung dengan jawabannya. Ih, ditanya tentang donor darah, beliau malah menjawabnya dengan sedekah. Beliau tersenyum. Kemudian melanjutkan, pernah suatu waktu, beliau dirawat dirumah sakit kerna demam tifoid. Disamping tempat tidurnya ditempati oleh seorang anak kecil yang sangat lucu. Anak tersebut menghidap kelainan jantung anak Patent Ductus Atreriosus (PDA), sejenis kelainan dimana lubang dari PDA yang menghubungkan aorta dan arteri pulmonalis tidak tertutup menyebabkan darah beroksigen dan tidak beroksigen tercampur didalamnya. Kekurangan oksigen yang sampai dijaringan akan menyebabkan sel-sel lesu dan kurang bertenaga hingga lama kelamaan menimbulkan gejala yang pelbagai. Untuk mengatasi penyakit ini, jalan satu-satunya adalah melalui operasi untuk menutup jalur tersebut. Nah, untuk melayakkan anak ini menjalani operasi, dia memerlukan paling kurang 6 kantong darah persediaan. Namun sialnya, anak ini bergolongan darah Bombay.

 Golongan darah bombay ini merupakan golongan darah yang tidak memiliki ekspresi antigen sistem ABO dipermukaan sel darahnya. jika diperiksa dengan sistem biasa maka akan muncul golongan darah O namun tidak bisa menerima transfusi dari golongan O karena memang sebenarnya berbeda. Penamaan Bombay karena memang pertama kali ditemukan di Bombay India. Golongan darah type type Bombay adalah golongan darah dengan fenotipe hh atau mereka tidak mengekspresikan antigen H/substansi H (antigen yang terbaca sebagai golongan darah O). Kemungkinan adanya golongan darah bombai ini 1 : 200.000, artinya dari 200.000 orang kemungkinan hanya satu ada golongan darah bombai. Golongan darah ini sangat langka, entah kenapa, tapi orang-orang bertipe golongan darah bombay hanya dapat mendapat donor darah dari orang yang memiliki golongan darah type bombay juga, kalau tidak akan terjadi aglutinasi di dalam darah. Kenapa langka?? Karena presentasi kejadian ini sangat kecil, mengingat substansi H adalah sangat dominan dibanding H. Sedangkan Golongan darah type type Bombay adalah golongan darah dengan fenotipe hh atau mereka tidak mengekspresikan antigen H/substansi H (antigen yang terbaca sebagai golongan darah O).

Mereka hanya bisa mendapatkan 2 kantong darah Bombay setelah berkeliling negeri. Jadi anak itu TIDAK BISA DIOPERASI!! Belajar dari situ, pemuda ini merasa sangat terkesan. Dia yang selama ini merasa tidak berkemampuan untuk memberikan sedekah, ternyata sedekah itu sendiri begitu luas pengertiannya. Mungkin beliau tidak mampu menghulurkan kekayaan material untuk disedekahkan, namun dia masih punya kekayaan fisik yang Allah berikan padanya. Nikmat sehat meski cacat, nikmat bahagia meski sempit. Dia masih bisa menyedekahkan darahnya. Mungkin ada diluar sana orang yang membutuhkan darah itu untuk menyambung hidup. Makanya dia merutinkan diri untuk mendonor darah setiap tiga bulannya. Mungkin darahnya tidak selangka darah Bombay, namun bisa saja diluar sana, darahnya bisa bermanfaat buat orang lain.

Ternyata bersedekah itu sederhana sekali. Bisa apa saja. Yang penting ikhlas dari hati. Untuk memberi. Ya, sedekah itu mendidik hati kita untuk memberi apa yang kita sayangi.. menghulurkan apa yang kita simpan.  

Khamis, 12 Julai 2012

LOVE YOU FOR A THOUSAND YEARS

0


It's 23.45 pm.. Mom call..."tomorrow is 13th July.. do pray for your father.. it's his birthday!!".. I almost forget!! not forgetting that 13th July is my dad's birthday vise versa, i'm forgetting that tomorrow is 13th July..huhu.. thanks mom for the reminder.. eventhough I'll find it out later, but mom give me some space to accomplish "my little card project" for an instant greeting out of thousand miles away..


Dad, I'm praying a birthday prayer for you,
Peace and happiness in all you do.
Lord, my father gave his all for me,
Please, Lord, hear my extra special du'a:
Keep him safe so he can still be near;
Lord, my father is so very dear.
Role model, an extraordinary man,
He's my dad and I'm his biggest fan.
Dad, I'm praying to the Lord for you
That He will give you all the good you're due...


Time has brought your age plus another
thousand words didn't enough to show how much I love you,but still want you to know that I have loved you for a thousand years
and will love you for a thousand more.. HAPPY BIRTHDAY my dear ayah.. you're the best part of my life!!

Selasa, 10 Julai 2012

SURGERY POSTING

0



Berakhir sudah one of the most critical part of my co-assistant life. S-U-R-G-E-R-Y Department. 11 minggu yang penuh suka duka dan pembelajaran bermakna untuk menempuh hidup. Baik dari mengenal “Dunia Rumah Sakit”, sikap para dokter, rakan sejawat dan gossip-gosip supervisor.

Bermula dengan “warming up”di UGD pada minggu 1. Disitu, titik paling “peak” yang menguji stamina mental, emosional, dan fisikal. Kami dituntut untuk standby di A&E department 7x24 jam full. Waktu makan, solat, dan istirehat harus diatur antara kami ber sebelas orang supaya ada tim yang tetap siaga ditempat. Di UGD inilah inti kepada skill yang harus kami dapatkan dan kami asah sebagai bekal menjadi seorang dokter nanti. Sebaik kedengaran siren UGD lebih dari 2kali, kami sudah siap siaga.. pasien baru yang masuk, segera dimulakan dengan primary survey.. lagi-lagi Airway-Breathing-Circulation-Disability-Exposure sebelum dilanjut dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium rutin seperti darah rutin, foto X-ray Thorax PA, semua specimen yang diperlukan harus kita ambil sendiri. Mengambil darah, meski yang pertama agak gementaran, tapi lama kelamaan terbiasa. Infuse, catheter harus dipasang sendiri. kami juga diberi peluang untuk melakukan hecting. Mahu dikaki, tangan, kepala, leher, wajah mahupun di perut. Tergantung kita rajin mencari peluang dan berani untuk melakukannya. Diri juga banyak kali berpeluang melakukan sendiri procedure cross-section bagi pasien yang terpijak paku atau digigit anjing bagi mengelakkan pembiakan kuman tetani terus membiak subur ditempat luka.

Minggu ke 2, mulai memasuki subdivisi yang lebih spesifik dalam department surgery. Apalagi bedah memang merupakan bagian yang paling luas hingga kita memerlukan pengarahan yang lebih menjurus untuk memudahkan pembelajaran kita. minggu kedua diri terpilih untuk berada di Subdivisi Bedah Saraf. Kerna teman mingguku yang izin libur dan tidak jadi masuk, terpaksa diri berkorban dengan jaga 4 sepanjang minggu tersebut. System oncall di bedah berbeda dengan bagian lain. Di bedah memakai system jaga 1 hari full. 4 hari jaga berarti 4 hari berada dirumah sakit. Untung dokter yang bertangungjawab terhadap kamarku seorang dokter yang bertanggungjawab lagi tidak lokek ilmu. Tiap hari diri diajar bagaimana untuk belajar dibagian ini. Apa yang paling penting untuk diketahui. Penyakit paling banyak yang diri dapatkan dibagian ini tergubung dengan kasus trauma. Epidural Hemorrhage, Subdural hemorrhage, intracerebral hemorrhage, subgaleal hematoma. Bagaimana membedakan penyakit-penyalkit ini dari CT Scan, menentukan luas perdarahan dan terapi yang tepat untuk diberikan. Selain itu ada juga kasus congenital seperti hidrosefalus, tumor dan sebagainya.

Minggu ke 3 berpindah ke subdivisi Ortopedi. Di rumah sakit luar. RS Hikmah. Memandangkan diri adalah anak malay dan betapa Prof.C yang begitu suka hingga tahap fanat dengan “anak malay”, harusnya minggu atas baru diberikan stase di Ortopedi, namun diri diberikan stase disana kerna direquest oleh Prof. disebabkan RS Hikmah letaknya jauh dari Tamalanrea, tempat diri ngekost kontrakan, maka terpaksa berangkat seawal jam 7 pagi.kerna Prof biasanya sudah ada di RS jam 7.30. jadual insulinnya. Sekalian visite pagi dan duduk di poliklinik jika tidak ada operasi yang berjalan untuk hari itu. Kami terbebas dari short case dan long case Ortopedi gara-gara Prof meminta kami (diri dan teman sejawat) membantu beliau edit mengedit slide kerjasamanya dengan specialist ortopedi dari Malaysia untuk dibacakan di symposium internasional beberapa bulan lai. Sebenarnya slide tersebut sudah lengkap, sisa dikonfirmasi sumber yang valid untuk pernyataan yang dinyatakan di slide. Itu bukan kerja yang payah. Prof sering traktir makan siang meski kami sebenarnya lebih suka makan Bakso Mas Marten disisi RS tersebut. Jadilah kami terpaksa menjadikan bakso sebagai menu makan pagi sementara menemani Prof makan pada waktu makan siang sebelum beliau pulang untuk istirehat siang. Pernah juga Prof member peluang kepada diri untuk menjadi asisten 1 dalam operasi ortopedinya. Habis dikesampingkan dokter-dokter residen yang ada. Meski gementaran namun Prof baik dan bermurah hati untuk mengajar diri baik-baik. Pernah melihat operasi osynmor atau pemasangan besi bundar sebagai mengganti head of femur yang patah gara-gara trauma kecil pada wanita usila.

Minggu 4 dirolling masuk ke bagian Bedah Onkologi. Berbagai jenis tumor diri ketemui. Tapi paling banyak dan tersering itu adalah cancer mammae familial adenoma mamae (FAM), tumor tiroid, atau struma Nodusa non-Toxic (SNNT), penting untuk dibedakan samada nodul bersifat toksik atau tidak. Ini sangat penting kerna mempengaruhi pengobatan kemudiannya. Ada lagi tumor ameloblastoma dan yang lainnya. Diri sempat beberapa kali mengikuti proses kemoterapi. Obat-obat kemoterapi akan dicampurkan oleh dokter dan kami ditugaskan untuk menjalankan obat-obat kemo mengikut waktu yang ditetapkan. Dari situ juga diri belajar apa-apa saja yang digunakan sebagai obat kemo dan apa yang diperlukan sebagai pre-medication atau obat profilaksis yang akan menghalang atau mengurangi efek samping obat kemoterapi. Botol-botol obat kemoterapi ditandai dengan angka I, II, III dan IV. Semua ada aturan mainnya.
Minggu 5 agak santai di subdivisi Bedah Plastik. Paling banyak kasus yang ditangani di subdivisi ini adalah kasus-kasus kontraktur akibat dari post combustio. Banyak juga kasus luka bakar dari pelbagai grade. Luka dan jenis-jenis vulnus yang lainnya. Untuk penanganan gawat kami diajarkan prinsip-prinsip balance cairan, selain itu juga diajarkan tentang teknik flapping dan grafting. Sering juga dibincangkan berkenaan trauma inhalasi, trauma di tempat kerja dan sebagainya.

Minggu 6. Subdivisi Bedah Digestif. Subdivisi yang berat juga. Disini kami dituntut untuk tahu tentang bnanyak hal. Mungkin kerna makanan adalah sumber penyakit. Maka kami bukan Cuma diajar mendiagnosis bahkan diajar juga hal yang penting seperti mengganti bekas colostomy, spooling intestine. Menjijikkan tapi harus dilakukan. Kami juga ditekankan untuk melihat sendiri kasus ileus obstruktif, ileus paralitik, tumor rectum yang khas dan sebagainya. Pernah juga diri mengikuti satu operasi pada anak yang lahir dirawat  di NICU dengan diagnosis Gastroskisis yang mana seluruh organ dalamannya terhembur keluar tanpa kantong yang melindunginya.

Minggu 7. Subdivisi Bedah Anak.  Subdivisi yang paling diri sukai.. bedah anak. Mencabar dan seru kerna pasiennya anak-anak. Penyakit pada anak-anak ada macam-macam. Dari hernia inguinalis lateralis hinggalah tumor-tumor. Kenapa anak memerlukan ilmu bagian bedah tersendiri kerna bagian ini meski kelihatan sederhana namun, ia sebenarnya tidak sesederhana yang dipikirkan. Kerna fisiologi anak-anak agak berbeda dengan orang dewasa. cara penanganannya juga berbeda.

Minggu 8. Subdivisi Bedah Toraks Kardiovaskuler (BTKV). Dari hari minggu dating melapor, sudah mulai gege (gaduh gelisah) menghapal pasien dan diagnosis serta menghapal semua tempat-tempatnya. Hingga kami punya peta tersendiri yang menunjukkan dimana lokasi pasien. Begitu memang resminya bagian BTKV. Banyak tuntutan yang harus dipenuhi. Namun kerna itu kita belajar banyak. Mengenali pasien benar-benar secara detail. Tahu kapan mereka masuk, apa keluhan utamanya. Tahu apa yang tejadi pada mereka. Sudah diterapi dengan apa, mahu di follow up apa.  Setiap pagi menunggu di bangsal Palem Bawah dengan penuh debaran. Menanti “permainan baru” dari big boss.. kapan dibilang “naik OK”, semua bergegas ke ruang operasi sentral, mengganti pakaian dan menunggu di depan kamar operasi nomor 8. Kamar Operasi BTKV. Kapan dibilang “visite” berarti kami akan membagi diri memimpin kamar yang masing-masing bertanggungjawab, sebelum beliau menunjuk “kamu, jadi leader”.. BERATT!! Kadang koass yan menjadi mangsa, tapi kadang dokter residen juga turut terlibat. Sama saja. Jadi koass dan residen juga berkerjasama demi keselamatan bersama.

Minggu 9. Bedah Urologi. Bagian big boss paling besar di bedah. Prof.AMP yang Maha teliti dalam segenap hal. Kata orang, keluar mulut harimau masuk ke mulut singa. 2 minggu yang memerlukan kami untuk tetap siaga dan standby hampir 22 jam di rumah sakit. Dating seawal jam 7 pagi dan pulang jam 10 malam hampir setiap hari. Hingga kadang tidak jelas juga apa yang di”gege”kan. Di urologi kami diperkenalkan dengan penyakit-penyakit yang banyak dimasyarakat seperti benign prostate hyperplasia, nephrolithiasis, urolithiasis dan sebagainya. Kami juga diperkenankan untuk mengikuti operasi yang mengangkat ginjal parsial atau total serta pengangkatan batu ginjal.

Minggu 10. Stase Luar Negeri. Kalau dulu “luar negeri”nya benar-benar luar dari kota Makassar, tapi sekarang Luar Negeri Cuma di rumah sakit pendidikan sebelah asramaku dan dirumah sakit  Ibnu Sina. Tempat biasa LN. tapi tetap saja banyak pengalaman yang didapatkan meski Cuma beberapa hari di setiap rumah sakit. Lebih banyak mempelajari cara menangani outpatient. Atau pasien control. Apa yang harus di follow up dan bagaimana memberikan inform concern yang baik kepada pasien.

Minggu 11. Pengumpulan berkas, diundi nama penguji dan persiapan untuk ujian sudah. Kami dituntut membuat 3 status pasien dari subdivisi yang berbeda dan kasus yang diangkat sebagai kasus panjang atau long case (disertakan discussion) mengikut subdivisi penguji masing-masing.

Isnin, 9 Julai 2012

TERUS SEMANGAT LAGI

0



Kau tahu,
Garis air mata itu masih berbekas dipipimu
Saat engkau memaksakan senyum digaris bibir
Aku mengerti kesedihanmu
Aku tahu betapa engkau terluka didalam
Disabalik wajahmu yang terlihat tegar

Kau tahu,
Aku ingin sekali menghiburmu
Melihat kau tertawa lepas lagi seperti ombak di gigian pantai
Mendengar cerita lucumu yang tak kunjung selesai
Namun aku buntu.. bingung untuk bertingkah
Aku tidak pintar menghadapi situasi seperti ini
Sungguh tidak pintar!!
Aku lemah saat berada disampingmu
Airmata ini pastikan tumpah meski terhadang empangan yang melangit
Aku akan memberatkan lagi beban dihatimu..

Sahabatku,
Sungguh, kegagalan itu suatu yang pahit untuk ditelan
Apalagi setelah melalui siri perjuangan yang panjang dan payah
Jadi biarkan saja air mata itu mengalir.. biar ia mengalir semahu-mahunya
Kerna ia kemudian nanti akan membuatmu kuat untuk menghadapi tantangan
Kadang, Tuhan tidak lansung memberikan kita kemudahan
Kerna dalam kepayahan, DIA mendidik kita untuk menjadi tangguh
Menempa kita dalam keputusasaan supaya kita tegar
Seperti kata pepatah, semakin tinggi suatu pohon
Semakin kuat pula angin yang mengoncangnya supaya akarnya bertambah kuat

Apa yang pasti
Dan harus kau percaya sepenuh hati, bahwa Tuhan tidak pernah membiarkanmu sendiri
DIA selalu ada didekatmu
DIA juga memberimu aku yang akan selalu berusaha untuk membantumu sedayanya
Tetap semangat temanku yang tabah hati!!

Amni_shamrah
09 Juni 2012
06.00 pm