
Di saat El Nino La Nina menjarah relung hati,
Langit cerah berubah mendung seakan memahami,
Awan hitam sarat mengandung hujan berarak melintasi,
Seakan tidak sabar lagi untuk memuntahkan rintik-rintik suci
Saat itu aku hanya duduk sendiri,
Bertafakur menghitung kenistaan diri,
Terkapai dalam mencari-cari,
Penawar untuk menyembuhkan luka yang parah menjerat urat nadi
Kau hadir tepat di kala aku memerlukan teman
Mungkin kerna kaget bibirmu terkunci diam
Namun aku tahu otakmu berfikir dalam
Untuk membantu melepaskan bebanan yang membungkam
Kau yang selalu padat nasihat hari ini kaku untuk berbicara
Gusar andai luka yang tercalar, tambah berdarah dek kata
Bimbang juga bertingkah jangan sampai mengguris rasa
Aku tahu temanku, matamu telah menjelaskan segalanya
Temanku,
Tinggallah sebentar lagi disisiku
Aku ingin menangis semahu-mahu
Meluahkan segala kegalauan yang terpaku
Kerna hanya engkau yang sanggup menunggu
-puisi sembarang-
[terinspirasi dari sebuah mimpi]
18 Disember 2010
7.47 am
Langit cerah berubah mendung seakan memahami,
Awan hitam sarat mengandung hujan berarak melintasi,
Seakan tidak sabar lagi untuk memuntahkan rintik-rintik suci
Saat itu aku hanya duduk sendiri,
Bertafakur menghitung kenistaan diri,
Terkapai dalam mencari-cari,
Penawar untuk menyembuhkan luka yang parah menjerat urat nadi
Kau hadir tepat di kala aku memerlukan teman
Mungkin kerna kaget bibirmu terkunci diam
Namun aku tahu otakmu berfikir dalam
Untuk membantu melepaskan bebanan yang membungkam
Kau yang selalu padat nasihat hari ini kaku untuk berbicara
Gusar andai luka yang tercalar, tambah berdarah dek kata
Bimbang juga bertingkah jangan sampai mengguris rasa
Aku tahu temanku, matamu telah menjelaskan segalanya
Temanku,
Tinggallah sebentar lagi disisiku
Aku ingin menangis semahu-mahu
Meluahkan segala kegalauan yang terpaku
Kerna hanya engkau yang sanggup menunggu
-puisi sembarang-
[terinspirasi dari sebuah mimpi]
18 Disember 2010
7.47 am
*terima kasih teman atas kesabaranmu terus menantiku di persimpangan waktu
* sesungguhnya Allah menjadikan perempuan itu kuat supaya ia bisa menopang dunia, lantas Allah kurniakan air mata supaya kita bisa melepaskan perasaan kita. Jadi apabila merasa terbeban dan langit mendung di hatimu, kalaulah menangis itu boleh membuatkan kamu lega, maka menangislah.. namun jangan terlalu larut di dalamnya..

0 ulasan:
Catat Ulasan