Skinpress Rss

Rabu, 12 Januari 2011

SEINDAH NAMAMU "MISS"

2


Miss.. walaupun sudah mengenalinya sejak 3 tahun yang lalu, miss bukanlah teman yang terlalu akrab pada diri. Mungkin kerna saking ramainya orang yang ingin berdampingan dengannya, maka diri malas untuk berebut-rebut. Tapi tatkala bertemu, Miss sangat mesra dan senang diajak berbicara. Itulah kelebihan diri Miss yang menyebabkan dia cukup disenangi semua.

Diri mulai akrab dengan Miss gara-gara “sebuah peristiwa” yang pernah berlaku diposko. Miss yang sebelumnya hanya bertegur sapa dengan diri tiba-tiba menjadi teman curhat (curahan hati) yang akrab. Setiap hari pasti Miss menelefon kerana ingin berkongsi rasa. Pertama kali ditawari Miss untuk mengikutinya pulang ke kampong halamannya di Palopo, diri amat teruja.

Ya, kebersamaan itu akan mempertajamkan perkenalan. Sebenarnya sudah lama ingin mengenali Miss secara dekat namun tidak berpeluang. Mungkin jaulah bersamanya nanti akan membuka ruang perkenalan yang lebih luas.

Miss merupakan anak sulung dari 7 bersaudara. 4 lelaki dan 3 perempuan. Ayah Miss merupakan seorang pejabat Negara yang berjawatan tinggi. Seperti ayah teman KKN ku Hatwinda. Menjadi orang kedua terpenting di daerah cukup menjadikan ayahnya sentiasa sibuk dengan urusan pentadbiran. Ibunya pula adalah seorang pengusaha yang membuka kafe yang banyak cawangannya. Ibu dan ayah Miss mengambil beberapa orang anak angkat yang terdiri dari keluarga orang susah, dipelihara dan disekolahkan hingga dewasa. Dikasihi layaknya anak sendiri. Peribadi yang penuh dengan belas kasihan dan penyayang inilah yang mengalir dalam darahnya hingga berakar umbi dalam kehidupan.

Sejak berusia 2 minggu, Miss dirawat dan dijaga oleh nenek disebelah ayahnya lantaran kesusahan keluarga. Sedari kecil terpisah dari orang tua (Miss di Palopo bersama nenek sementara ayah dan ibu di Jawa Tengah atas tuntutan pekerjaan) menyebabkan Miss tidak begitu akrab dengan orang tuanya. Hanya bertemu dengan orang tua setelah usia menginjak 5 tahun. Miss sangat manja dengan nenek yang mana nenek adalah segalanya buat Miss.

Melihat peribadi nenek, diri mengerti kenapa Miss yang baru berusia awal 21 (kelahiran 1990) bisa memiliki peribadi yang cukup dewasa dan cukup prihatin. Sifat peramah yang mendasar pada anak itu melengkapkan kesempurnaan gadis itu sebagai anak pertama dalam keluarga. Sangat akrab dengan sanak saudara hingga nama Miss sentiasa meniti dibibir-bibir saudara maranya. Semua itu sifat yang diwarisi dari neneknya. Bahagia melihat kemesraan keluarga Miss yang cukup bahagia. Sepanjang berada di rumah Miss, gemar sekali membantu nenek memasak kerana sambil diajar resep (resepi) Palopo, nenek tidak habis air liur bercerita pengalaman hidupnya. Masa mudanya bersama kakek (atok) dan cara mendidik lima orang anaknya hingga berjaya ke menara gading.

Sejak kecil, ayah Miss sudah melatih anak-anaknya untuk berdikari dengan memberikan modal untuk anak-anaknya memiliki perniagaan sendiri. Hasil dari perniagaan itu akan menjadi modal pusingan mereka. Dengan itu anak-anak terdidik menjadi orang yang mandiri dan mampu untuk menanggung biaya kuliyah dan biaya makan sendiri. MasyaAllah sungguh kagum dengan Miss.

Meski terlahir dalam keluarga yang kaya dan sendiri juga sudah memiliki usaha sendiri tidak menjadikan Miss seorang yang bongkak. Miss masih lagi mempamerkan dirinya yang merendah diri, tidak pernah dicerita dan ditayangkan ke umum tentang hartanya. Menaiki motor ke kampus layaknya mahasiswa lain dan menjalani kehidupan yang cukup biasa. Mesra dengan semua lapisan masyarakat dan cukup baik dan ringan tulang memberikan bantuan. Itulah Miss..

Sewaktu berada di Palopo dan Toraja, Miss setia melayani kami sepenuh hati. Membawa kami berjalan-jalan ke sekitar tanpa penat dan bosan. Hingga sebelum pulang, baru kami mengetahui jika sebenarnya sewaktu kami ke Toraja ibu Miss dioperasi lantaran sibusitis. Ibu dan ayah Miss berpesan supaya tidak memberitahu kami maka seluruh keluarga Miss merahsiakan hal tersebut dari kami. Sementara itu Miss masih melayani kami dengan ceria seperti tiada apa-apa yang berlaku. Subhanallah.. betapa keluarga itu memuliakan kami sebagai tamu. Sangat dahsyat layanan tersebut. Padanlah ada waktunya Miss lari-lari keluar dari rumah. Ternyata dia ke hospital menjenguk ibunya..

2 ulasan:

Catat Ulasan