Skinpress Rss

Khamis, 20 Januari 2011

RAHMA..MET ULTAH

0


RAHMA SYAM.. mengimbau hari-hari yang kulalui denganmu penuh mematri makna yang tersendiri. Tangan bertaut huluran salam bersambut tika takdir menemukan kita dalam Program Kerja Nyata (KKN) di pendesaan. Walau selama ini menuntut dikampus yang sama namun tak pernah saling mengenali sebelumnya lantaran tiada peluang untuk berbuat seperti itu.

Rahma, kaulah teman pertama yang berjaya meruntuhkan tembok perbedaan yang menggunung tinggi. Menghancurkan jurang pemisah yang kuat merantai hati. Sebelumnya mungkin kerna beda budaya, bahasa, usia, cara dan pola pemikiran hingga menyebabkan diri begitu terbatas untuk bergaul mesra dengan teman-teman beda Negara namun kerna ada kamu, segalanya itu berubah total.

Kata orang, persahabatan itu mulai akrab tatkala kita memiliki titik persamaan. Apa yang menarik diriku padamu adalah sewaktu kau meminta diri membangunkanmu untuk bersama mendirikan solat tahjud di sepertiga malam hari. Sebelum itu aku hanya bangun sendiri. Ternyata setelah ada dirimu menemani, ibadah itu semakin bahagia untuk dikerjai. Setiap pagi pasti kita berlumba-lumba untuk saling membangunkan. Mendirikan solat memperkukuh bacaan Al-Quran. Sewaktu subuh mulai menjengah, kita bekerjasama membangunkan teman-teman yang lain untuk melaksanakan tuntutan sebagai hamba yang taat. Sedar tak sedar itu menjadi rutin harian. Kala dinihari memerhati.

Langit fajar sebagai saksi. Ya, langit itu unik dan indah. Mula-mula gelap lalu perlahan-lahan menjadi terang. Warnanya juga mengagumkan. Perpaduan warna yang bermacam-macam dan selalu berubah setiap saat. Proses perubahan yang begitu lembut sehingga tidak disedari oleh mata manusia sampai perubahan itu terjadi. Campuran warna yang tertoreh di langit itu, terlalu indah sehingga sulit sekali untuk digambarkan. Begitulah perjalanan persahabatan kita Rahma. Bermula dari perkenalan yang singkat, berlahan-lahan berubah..berkembang dengan kasih sayang dan kebersamaan. Hal-hal yang kita lalui bersama mengakrabkan lagi persahabatan antara kita..

Seninya pada perbedaan yang melatari siapa diri kita sebenarnya. Dibesarkan dalam suasana budaya dan kehidupan yang cukup berbeda namun campuran warna itu kelihatan amat indah apabila teradun bersama. Kerana asasnya tetap pada paksi jitu.. Sumber yang Satu yakni Allah SWT, Pemilik Mutlak segala persamaan dan perbedaan. Indah persahabatan letaknya pada sifat toleransi dan saling memerima apa adanya serta saling menghargai.

Masih ku ingat saat diri terpaksa menghadiri rapat baksos, dirimu yang sangat khawatir lantaran lamanya rapat tersebut. Beberapa kali sms mu masuk menghiasi layar telefon bimbitku menanyakan keadaanku dan dikau tidak penat menyuruhku menghubungimu usai rapat supaya kau bisa menjemputku di Puskesmas Tolo’. Perhatianmu setiap saat cukup terkesan dihati.. temanku..

Kebersamaan kita, mematri kebahagiaan yang tak bertepi. Diri pasti tidak akan melupakan saat-saat bersamamu menikmati fajar yang merona menghiasi langit pagi sewaktu kita ke pantai.. bagiku itu adalah fajar yang paling sempurna yang aku nikmati. Berbuka bersama sewaktu dalam perjalanan ke Mesjid Raya, berterawih bersama selama puasa. Diri juga tidak akan bakalan lupa saat-saat manis ketika kita bertukar cerita (curhat).. saat dikau menggenggam tanganku dan menyatakan semuanya akan baik-baik saja. Walau hakikatnya usiamu jauh lebih muda, tapi adakalanya perhatian dan sifat melindungimu layaknya kakak yang lebih tua.

Paling tidak dapat kulupakan adalah saat dikau mengalirkan air mata lantaran kesedihan mengenangkan diriku bakalan pulang ke Malaysia untuk berhari raya (lebaran).. saat itu kau setia datang ke Praktek dokter gigi untuk menemaniku sementara masuk menemui dokter. senyuman manis menghiasi raut wajahmu tatkala berpisah sambil tanganmu menghulurkan bungkusan songkolok, makanan tradisi yang sering menjadi sebutan dikalangan anak-anak. Keadaan waktu itu seakan diri akan pulang buat selamanya. Ketahuilah sahabatku, itulah pertama kalinya dalam hidupku sepanjang menuntut ilmu di sini merasa begitu berat hati untuk meninggalkan tanah Sulawesi ini. kerana di sini ada kamu Rahma.. ada teman-teman Tolbar lain.. kalian sudah seperti keluarga dekatku.

Rahma, ingin ku ucapkan ribuan terima kasih atas kebaikanmu. Selamat Ulang Tahun sahabatku.. semoga hari-harimu akan dipenuhi kebahagiaan yang tak bertepi. Semoga impianmu akan berjaya kau kecapi dan semoga dirimu akan diselimuti kasih sayang Ilahi hingga ke akhir nanti..

Walau suatu masa kita kan terpisah jauh namun hati kita selalu dekat.. kenanglah memori hari ini sewaktu kita masih bersama sebagai suatu kenangan indah yang kekal diingatan. Bila kau rindu pejamkan matamu.. dan rasakan aku..

0 ulasan:

Catat Ulasan