~Ulfa In Baju Kurung Modern~
"Assalamu'alaikum,kak..
afwan ganggu,sya Ulfa kak..temannya kak I.. jgn beritahu I yaa kalo sya kirim message sma kakak..Hmm,sya tahu kak fuzah dari cerita2x beliau kak.."
Bermula dari private massage biasa.. waktu itu kau
mengumpulkan energy yang tinggi untuk muncul dihadapanku.. menghulur salam
perkenalan sekaligus meminta pertolongan
lantaran “ada sesuatu hal” yang berlaku. Aku membalasnya. Balasan sederhana. Dan
persahabatan kita mulai terjalin dari sapaan sederhana itu.
Siapa sangka, private massage sederhana bisa memintal benang persahabatan kian hari kian utuh. Siapa sangka dari private message menjadi “tiap hari
mesej” seperti sekarang? Siapa sangka, asbab yang sedikit kita ambil hikmahnya, bisa mempertemukan dua hati serasi yang sebelumnya dipisah darat dan lautan..dihalang awan dan
gemintang rembulan. Jiwa kita sama.. Aku melihat diriku didalammu. Persahabatan ini
tidak butuh waktu yang lama untuk mencapai tahapan akrabnya. Bisa saling
percaya untuk menggenggam rahsia. Bisa saling menguatkan saat salah satunya
rebah atau terluka.
Kita dari dunia yang berbeda. Beda bangsa, beda budaya, beda
pemikiran dan beda usia. Namun BEDA tidak mampu menjauhkan kita. Beda itu bahkan menjalin keakraban. Beda itu memilin pemahaman. Kau mengajarku tentang cinta.
Ya, kerna cinta aku percaya!! Kerna cinta aku berani untuk melepasi jurang yang
memisahkan benua. Cinta yang memandu kita untuk membuka tingkap kehidupan.. Berani melempar pandang dari jendela berbeda. Cinta itu cukup luas cakupannya. "Kernanya,
kau takkan takut untuk menjadi dirimu..apa adanya."
Menjadi diriku yang cerewet mahu-mahunya. Diriku, yang bisa
tertidur di telpon saat kau asyik bercerita lantaran baru habis jaga. Diriku, yang
bisa ketawa lepas saat kau bicara tanpa jeda, menarasikan cereka.. Diriku yang
LebayBinAlay minta ampun saat ombak galau menerjah pantai hati.. Diriku yang hanya
pada kamu, jujur kubilang “hatimu, izinkan kuhuni”.. Diriku yang sungguh
berbeda...yang punya kehidupan berbeda, cara berbeda, pakaian berbeda, makanan berbeda.. bahkan sepatu juga.. Dan aku ingin memperlihatkanmu perbedaan itu. Biar "beda" yang kita
rasakan tidak menghalang persahabatan yang terjalin dalam rentang waktu ini. Kerna
yang punya hati tetap dari sumber yang sama..Allah yang Penyayang sifatNya. Saling
menyayang itu tidak peduli batas-batas yang memisahkan kita. biar beda seluas
langit dan bumi. Biar beda seperti Lautan Pasific dengan Selat Tebrau..kasih
sayang itu akan merentasi semuanya. Dan kau tetap tenang untuk akur pada
perbedaan. Merentas garis perbedaan itu untukku sepertimana aku juga merentas
perbedaan itu untuk lebih memahamimu..
Waktu kita mungkin tinggal sedikit. Aku mahu berjalan
bersamamu dipinggir laut, di tebing danau, dikaki langit untuk mengukir
pelangi. Biar pelangi indah itu menebarkan aroma bahagia saat perpisahan
menjelang tiba. Jangan terlalu bersedih dengan perpisahan yang masih lama..
kerna sejatinya, kita hanya perlu menghidupkan episode-episode keceriaan dengan
batas waktu yang kita masih punya. Percayalah!! Ia tidak akan terlalu
menyakitkan.. kerna ditiap pertemuan, akan ada harapan untuk pertemuan semula..Jika
tidak didunia, semoga kita tetap dipertemukan disyurgaNya..amin..
AYUH..KITA SAMA-SAMA MENGUKIR PELANGI!!




Subhanallah, bagus tulisanta. Ulfa dan kak Mahfuzah (salam kenal) cantik juga. hehe :)
masih butuh banyak belajar iis.. makasih kunjunganx.. semoga bermanfaat..^_^
cantik karena saya yang pakai ki iis,bukan karena kak fuzah yang pilih..hihihi.. Masih gak mau kalah..
(_ _")--O> iya iya.. mengalah ajha dech.. gak mw ribut2 ma anak kecil..ckck