Berhari-hari aku mencoba untuk berhenti
Berhenti untuk menulis tentangmu
Tapi masih saja atma berkonfrontasi
Mahu sekali melakar kata biar dengan ritme berbeda
Menahan diri dari bercerita sebebasnya
Berusaha untuk tidak mengeluh
Barangkali kau juga sudah bosan
Dengan cerita-cerita purba yang melemaskan
Katamu untuk menjadi kuat harus belajar bertahan
Mahu berdiri tegar jangan pernah manjakan mental
Benar katamu, mungkin aku sudah tidak seteguh dulu
Atas banyak hal cepat merasa lelah, ingin menyerah
Terlupa sudah bagaimana untuk menyemangati diri lagi
Mengobat sendiri luka yang parah berdarah
Kau benar saat mengatakan
Kau takkan selalu ada
Kerna hakikat percaturan takdir
Tidakkan pernah bisa kita tebak alur jalannya
Terbaik mulai mengatur diri dengan jarak
Mencoba untuk tunduk pada hakikat, senyum pada takdir
Semoga takkan ada yang terluka dihujungnya
Jangan mulai sesuatu yang tidak bisa kita akhiri
Jangan berharap pada sesuatu yang tak pasti
Kerna kita sejatinya tidak memiliki masa depan kita sendiri
Kita hanya bisa berusaha untuk merubah sekelumit noda
dititik lemah
Agar ia tidak menjadi asbab kita jatuh tersungkur dan gugur
dijalan
Ya aku mengerti itu..dan kau ternyata jauh lebih berhati-hati
Aku harus berusaha lagi untuk kuat meski berat,
Mengutip kembali serpih semangat yang pecah berkeping
Menjalani episode sabar dan mujahadah itu bahkan lebih berat
Tapi aku telah berjanji untuk berusaha
Selebihnya, biarkan takdir berjalan dalam ruasnya sesuai
ketentuan Pencipta
Amni_shamrah
06 Agustus 2012
22.00 pm
[terinspirasi dari satu kisah teman]


0 ulasan:
Catat Ulasan