Setiap orang pasti punya cara tersendiri saat masalah lagi
menumpuk dipundak. Kita butuh jeda. Tapi bagaimana caranya memberI jeda pada
diri terserah pada individu masing-masing. Ada yang suka pergi mall dan shopping sepuasnya, ada yang suka ke restoran dan makan yang enak. ada yang suka ke kolam dan melihat ikan berenang-renang. ada yang suka menanam pohon dan sebagainya. Bagi diri, menjadi kebiasaan, saat
kepala tepu dengan sebarang masalah yang memuncak, atau kesedihan yang melanda
pantai hati, suka untuk mengunjungi salah satu tasik/danau di kampus. Danau yang
agak terpencil yang airnya selalu tenang dan menghangatkan perasaan.
Aku suka danau. Kadang hanya duduk-duduk dipinggirnya seakan
bisa membuang dan menenggelamkan dalam-dalam masalah yang mengisi kepala. Kesedihan
yang bagai gunung berapi pendam yang menunggu waktu mahu meletus. Belajar dari
danau yang tenang, biar bagaimana kecamuknya didalam, ia tidak pernah
menampakkannya pada permukaan. Dalamnya sarat rahsia dan padat cerita.. namun
hanya dia dan Tuhan yang tahu. Ia tidak butuh pihak lain untuk turut mengadili,
mengomentari mahupun memberi saran.. cukup dia jalaninya perlahan-lahan. Member
ruang untuk waktu memulihkan segalanya. Iya. Aku mahu seperti itu.
Hari ini membawa seseorang ke danau ini. Iya, sepertinya
orang yang semakin penting posisinya di hati ini. Adikku yang dikasihi.. ya aku
ingin memperkenalkan tasik ini pada dia.. mungkin tidak penting-penting amat
namun ia punya nilai tersendiri buat aku. Apalagi untuk momen-momen yang
penting seperti sekarang. Sedenarnya sederhana saja. Tapi ternyata melewati
jalanan ini bersama lebih seru dari sendirian.. thank you for everything sis..

0 ulasan:
Catat Ulasan