Skinpress Rss

Selasa, 4 September 2012

PERNIKAHAN UUL

0




Hari ini digelar acara Resepsi Pernikahan teman KKN ku Ulfah Chaerani Saputri, UuL dan pasangan hidup matinya Kak Ari. Pernikahan kedua antara teman posko kami. Mengurangkan status bujang dalam keluarga kecil ini. UuL dan Kak Ari memang pasangan yang terkenal sangat seru dan sporting. Dari zaman KKN, Kak Ari yang sering bertandang ke posko menjadi mangsa tumpangan anak-anak untuk pulang ke Makassar. Kadang hanya untuk datang berhujung minggu bersama-sama sambil menikmati makanan yang dimasakkan oleh UUl diposko. Biasa juga jika nebeng (tumpang) Kak Ari pulang ke Makassar, ada saja bahan bahasan yang dibawa. Kak Ari yang kebetulan juga sudah terjun ke dunia ko-ass membuat perbualan senang ajha nyambungnya..Pokoknya apa saja aktivitas yang anak KKN kami lakukan, tidak canggung jika ada Kak Ari bersama. Kerna usahanya untuk tetap berbaur dengan teman-temannya UuL..

Balik ke kisah acara resepsi UuL hari ini, dari keluarga Tolbar hanya ada kami berlima yang hadir. Diri, Winda, Kiki, Wawan dan Irfan. Disana ada juga Ayong yang sudah siap berperan sebagai pagar ayunya. Hanya kami berenam. Tidak ada Iyan yang sudah tugas diluar kota. Ochy juga. Fitrah yang lagi sibuk-sibuknya dengan PKPL di Bandung. Kak Annie yang sudah hilang kabar semenjak pindah ke Kalimantan mengikuti suami. Amel yang sedang pusing sebagai chief Obgyn WS, Adit yang tiba-tiba kedatangan tamu di rumah, Rahma yang terpaksa menghadiri acara resepsi nikahan temannya yang lain. sempat winda berkata "aisshh.. kita-kita lagi..makin kurang anak Tolbar.. jangan nanti kalo saya nikah, cuman 1 orangji yang datang, TIDAK TERIMAKA!!" ya, tersimpan sedikit kecewa.

Kalau setahun yang lalu, masih sibuk-sibuknya setiap bulan ada saja pertemuan yang dirancang. Biar bagaimana sibuknya pasti ada saja alasan untuk bertemua. Ada saja ruang. Tapi itu seakan sebuah kisah lama sejak sebagian dari keluarga ini mengepakkan sayap bertebar diluasnya cekerawala..dan mungkin juga suatu hari nanti ia hanya akan menjadi lagenda yang entah masih diingat kisah penuhnya. Masih mengira-ngira perjanjian anak-anak untuk berkumpul lagi 10 tahun akan datang.. baru dua tahun berlalu seperti lama sungguh.. mungkin begini saja pengakhirannya. Untuk apa lagi kembali 10 tahun ke depannya? Mungkin hanya untuk membuka kembali peti kenangan yang pernah tercipta.

Mungkin ini benar-benar PERSAHABATAN BUTUH PENGERTIAN.











“semoga keluarga yang terbina dikurniai mawadah, sakinah wa rahmah..allohumma amin”

0 ulasan:

Catat Ulasan