Skinpress Rss

Selasa, 12 Mac 2013

APN & POED

0




Asuhan Persalinan Normal (APN) adalah salah satu pelatihan wajib yang harus kami, ko-assisten obstetric dan ginekologi ikuti sebagai persyaratan wajib kepanitraan klinik. Pelatihan ini diadakan pada minggu 2 setelah minggu pertamanya kami diberi waktu “adaptasi” di rumah sakit. Pelatihan ini sangat penting sebagai pembekalan kami membantu persalinan normal di lapangan. Meski sebelumnya kami telah pun mendapatkan semua teori sewaktu pre-klinik dulu, namun pelatihan ini bertujuan merecall atau merefresh teori-teori tersebut guna membantu persalinan normal.

Dibimbing oleh dokter yang sedang melanjutkan pendidikan dokter spesialis (PPDS) dr.Windy, kami menjalani pelatihan ini dengan santai dan bersahaja. Lebih releks dan membantu proses pembelajaran yang efektif. Kami berdiskusi bebas sambil berkongsi pengalaman yang berbeda yang kami dapat waktu di rumah sakit masing-masing. Setiap hari ada juga sesi diskusi bersama supervisor. Nah, disini kami lebih bebas untuk bertanya, mendapat penjelasan dan mendengarkan pengalaman lansung dari para spesialis ONG yang lebih banyak memakan garam dari kami. Apalagi bagian ini benar-benar mencabar kerna ia membutuhkan kepekaan dan jam terbang kerna mata seorang dokter Obgyn terletak dihujung jarinya. Jari yang menentukan pasien berada pada pembukaan berapa, mata jeli untuk menentukan jenis kelamin anak melalui USG, dan sebagainya.

Pada pelatihan ini selain diskusi dan kuliyah, kami juga ditayangkan video-video sebagai alat bantu untuk lebih mengerti dan clinical skill lab di mana kami mempraktekkan sendiri apa yang telah kami pelajari. Nah disini kami dipermantap dengan teori kala I atau fase pembukaan dimana serviks membuka dari 1-10 cm. kala II: kala pengeluaran bermula dari pembukaan lengkap hingga bayi lahir dari mulut vagina. Kala III: fase plasenta/ari-ari.sementara kala IV: fase observasi. Setiap kala ini kami diajari teori, prmasalahan dan penanganan yang harus kami lakukan untuk menghadapi setiap permasalahan yang timbul.


Pelayanan Obstetri Dan Emergensi Dasar (POED), adalah pelatihan yang wajib kami ikuti pada minggu ke 5/6. Diharapkan kami telah mendapat membantu persalinan normal dengan baik sepanjang 2-3 minggu jeda yang diberikan. POED ini adalah pelatihan tentang membantu persalinan tidak normal atau lebih tepatnya mengatasi kasus emergensi dan patologis dalam bidang Obstetri dan Ginekologi. Dengan dr.Reni sebagai pembimbing, POED ternyata lebih seru. Disinilah inti dari menjadi seorang dokter. Kebiasaan masyarakat di Sulawesi, persalinan normal jarang mereka ke dokter. Selain biaya yang mahal (menurut kepercayaan orang tempatan) khawatir persalinan mereka akan bermasalah. [Nah lorh?? Apa hubungannya coba?]. jadi selalunya kasus yang bermasalah yang datang ke dokter. Entah itu memang kasus yang bermasalah atau “hasil karya” dukun dan bidan yang kemudian menimbulkan “permasalahan” baru buat persalinan tersebut.

Tapi itulah inti dari menjadi seorang dokter “Obgyn”. Pada pelatihan ini kami diajarkan teknik-teknik membantu persalinan abnormal seperti dystocia bahu, dengan menggunakan maneuver Mc Robert, Massanti, Hibbard, Corkscrew Woods, Schwartz and Dixon. Setiap maneuver ini mempunyai teknik tertentu dan membutuhkan jam terbang yang tinggi. Semakin sering dilihat dan dilakukan semakin cekap dan berseni.
Selain itu juga kami juga diajarkan untuk melakukan kuret (curratage) yang menjadi kompetensi kami serta penyakit-penyakit yang banyak terkena pada ibu hamil seperti perdarahan antepartum, perdarahan post partum, preeclampsia, eklampsia, infeksi nifas dan pertolongan seperti ekstraksi vakum dan sebagainya.
Meski kami tetap tugas di rumah sakit masing-masing (oncall). Kadang jaga malam. Kadang jaga siang. Tapi kami semakin terobsesi dengan pembelajaran yang kami terima. Apalagi saat melihat sendiri kasus yang kami pelajari dilapangan. 



0 ulasan:

Catat Ulasan