Skinpress Rss

Jumaat, 1 Mac 2013

IBU CEMUMUT, DOKTER CEMUMUT,BIDAN JUGA IKUT CEMUMUT!!

0



MINGGU 2. Bagian Obstetric & Gynecology (Obgyn) ditugaskan di Rumah Sakit Ibu Anak Siti Fatimah. Minggu ini sebenarnya diri akan mengikuti kursus dan pelatihan tentang asuhan  persalinan normal (APN) di Rumah Sakit Pendidikan (RSP). Jadi kami hanya akan bertugas oncall/jaga di RS jejaring ini.
Bersama M.Rizal, Jackson, Zein, Agus dan Tengku Shah, hanya diri seorang coass perempuan yang stase di RS ini. Kami berenam dibahagi kepada 2 tim. Tim A dan tim B yang akan bergiliran jaga sepanjang satu minggu di sini. Diri sangat beruntung untuk berada satu tim dengan M.Rizal dan Jackson. Jack yang dari minggu satu kebetulan satu tim dengan diri sangat membantu mempermudahkan urusan pembelajaranku sepanjang di Obgyn.

 Tiap kali jaga Jack akan mengajarkan teori-teori dan mendiskusikan hal yang penting untuk diketahui. Sama saat kami menerima pasien baru, dia akan memberikan peluang pada diri untuk melakukan Vaginal Toucher (VT) atau nama lainnya Pemeriksaan dalam Vagina. Ini memberikan diri pengalaman untuk menentukan pembukaan portio uterus (mulut rahim) yang membenarkan kepala bayi keluar dari ruang sempit itu. Kemahiran menentukan luas pembukaan sangat tergantung dari jam terbang. Artinya, semakin sering kita melakukan VT, semakin banyak pengalaman dan semakin kita tahu bagaimana yang namanya pembukaan satu sentimeter, dua, tiga dan seterusnya.  Begitu juga dengan pemeriksaan luar. Kepekaan tangan untuk meraba bagian punggung (belakang badan) dan kepala pada pemeriksaan Leopold I-IV serta menentukan perlimaan sangat tergantung dari jam terbang atau pengalaman kita memeriksa. Sepanjang itu Jack banyak mendampingi dan mengajarkan. Maklum saja Jack sudah minggu berbelas-belas di Obgyn. Diri suka menjulukinya dengan panggilan Prof saking pintarnya dia dengan ilmu-ilmu Obgyn. Psst: diri tidak pernah membaca buku untuk kursus APN di keesokan harinya, cukup Prof.Jack mengajarkan tip-tips penting APN hingga diri mampu menjawab pre-test APN dengan baik. Discuss make perfect!! As always..

Berbeda dengan Rizal alias Ical. Meski agak pendiam dan kalem (cool), Ical sangat percaya diri dalam menangani pasien. Ical yang mendampingi diri waktu “partus pertama” yang kubantu. Waktu itu, ibu yang kubantu melahirkan anak pertama. Jadi wajar saja terjadi robekan perineum (bagian antara vagina dan anus) hingga memaksa kami untuk hecting (jahit). Ical ini seperti spesialis yang serba tahu bab-bab hecting. Kata Ical, hecting itu seperti meluahkan karya seni seorang dokter. Harus tahu yang mana yang mahu kita sambungkan dan perkemaskan…bagaimana mahu kita jahit..ototnya, mukosanya, kulitnya..adakah menggunakan teknik interuptus (jahitan putus2) atau subkutikal (antara kulit). Bagaimana memperkemas jahitan hingga ia tidak menyebabkan pendarahan. Alias menutup sumber perdarahan. Ical paling professional tentang itu. Maklum saja sudah minggu keempat di obgyn dan alumni RSUD Salewangang, Maros lagi.

Dokter-dokter residen di sana juga sangatlah baik hati lagi tidak sombong. Ada dr.Eric, dr.Tuti, dr.Santi dan dr.Emmy yang dari dokter senior sampai Observer (dokter yang mengikuti pendidikan spesialis yang semester 1) sangat baik hati. Apalagi diri seorang coass perempuan dan minggu bawah. Sangat di”manjakan”.dan tidak lokek diajar. Very friendly peoples. Dr.Santi misalnya, datang saja pasien baru, pasti diri yang pertama yang dipanggil untuk mengikuti beliau melakukan pemeriksaan dalam alias VT. Beliau juga selalu akan bertanya “Fuzah sudah makan? Sini dulu makan..kasi Bicil (bidan kecil/mahasiswa kebidanan) yang observasi(follow up)”.

Bicil-bicil di RS ini juga sangat membantu. Tiap kali ada ibu melahirkan, mereka lincah menyiapkan set partus (alat-alat yang diperlukan untuk partus/melahirkan), hecting set, underpad, lampu sorot, pakaian bayi, kantong untuk plasenta dan yang paling penting, kami berkerja seperti satu tim bola. Ada yang jaga gawang (bantu melahirkan). Ada penyerang (bantu untuk melakukan aksi Cress-John/Cress-taller) yang tidak etis dilihat itu), ada defender (yang menahan perineum dari robek sewaktu kepala bayi melewati pintu panggul bawah alias vagina) dan ada supporter (bicil-bicil yang menyemangati ibu dengan kata-kata seperti “ayo, ibu pasti bisa!!” “yah, begitu cara berkuatnya,pintar ibu…terussss!!!” “semangat ibu mawmi keluar anakta” “berkuat ibu!!ayo!!”) kita berkisar dengan waktu. Mungkin fase melahirkan/KALA II tidak selama waktu bermain bola, ini hanya kisaran 5-10 menit dan tidak boleh melewati 2jam. Maka kami menukarkan suasana rumahsakit itu menjadi lapangan bola yang meriah..penentu menang kalahnya, pastilah SI IBU ITU SENDIRI. dengan kontraksi yang adekuat dan kekuatan ibu mengedan, maka lahirlah bayi comel yang kutarik kepalanya sewaktu dalam misi penyelamatan gawang gol dari bobolan bola alias keluarnya bayi dari uterus sang ibu.  

Seringkali tim bola kami menang..meski harus akhirnya menggunakan “set hecting” akibat adanya robekan perineum, namun saat kemenangan itu datang, seperti supporter Liverpool yang doyan menyanyikan lagu kebanggaan Anfield “You’ll Never Walk Alone” usai kemenangan..tapi tidak kurang juga kami menelan pahitnya kegagalan dengan segala dukacitanya dimaklumkan, sang ibu HARUS DI SC/dioperasi atas segala indikasi. Saat itu, ooo no.. kecewa penonton. Tapi kami tetap saja solid. Kami temani sang ibu sampai ke meja operasi. Meski bukan kami yang menindaki ibu tersebut (pastilah..kerna sudah kompetensinya dokter spesialis dan dokter residen PPDS), namun kami tetap saja berkontribusi dengan membantu dokter menulis laporan operasi sebanyak 3rangkap..

Meski tiap kali jaga, kepenatan gara-gara pasien yang tidak mengenal system waktu 24 jam, namun tetap terasa seru..sama-sama menderita dan merasai penderitaan si pasien juga. Tidur dimeja-meja atau kursi tidak masalah. Meski diri harus bertemankan secangkir kopi untuk memulakan hari di APN, tetap saja pelatihan yang didapatkan dan langsung dipraktekkan di Rumah Sakit memberikan pengalaman yang luar biasa dan jauh lebih mudah untuk diingat. Knowledge plus practice make perfect!!

  

0 ulasan:

Catat Ulasan