Skinpress Rss

Khamis, 16 Februari 2012

MERINDUIMU SEKIAN KALI

0


Dan bulan tersenyum di bawah ranting malam
Membawa hangatnya rindu pada sang bintang
Sepoi angin di kegelapan
Mengusik nyanyian sang malam

Tahukah dalam kelam bintang kesepian
Sendiri berteman awan
Sesekali ia tulis syair malam
Melantunkan nada rindu pada sang bulan

Pada malam ia mengadu
Pada pagi ia merayu
Adakah bulan masih tersenyum
Layaknya sang bayi lelap di pangkuan ibunya

Hanya rindu yang dapat terukir
Di baris cahaya kunang-kunang M
alam gelap tanpamu...
Aku merindumu. (I miss you)

~ntahlah cuma merindukan si dia yang jauh..~
kamu sudah pergi.. aku mungkin tidak akan melihatmu hingga setidaknya 2 bulan ke depan..bersedih, menangis sampai berdarah tidak akan mengubah apa pun. yang ada, hanyalah bahawa hidup yang terus berjalan. "see you again" kata-kata yang penuh harapan..iya, terkadang hanya itu yang kita punya.. di samping kenangan bersama yang sedikit sebanyak bisa mengobati luka yang tertinggal..

kalau bagimu merindukanku adalah hal yang berat, harusnya kau mencoba bagaimana caraku merindukanmu. kau adalah matahari yang menghangatkan pagiku, dan bulan yang menerangi gelap malamku.. tak bosan aku merapal namamu dalam tiap kidung doaku, berusaha membuka pintu langit biar doa itu sampai ke arasy Tuhan dan DIA berkenan memberimu kekuatan dalam tiap kondisi..

~meski perpisahan itu berat, namun dibaliknya ada nilai rindu yang sntiasa mengikat hati kita..saranghyeyo chinguya!!

0 ulasan:

Catat Ulasan