Masih berkutat dititik awal
Mencerna tugas dan ilmu baru
Berperang dengan lelah dan lesu
Bertahan dengan sisa tenaga
Melawan sifat fisiologis tubuh yang menyiksa
Ternyata tidak semudah yang dibayangkan
Terkapai mencari locus standi
Bergelut untuk meminimalisir kesalahan demi kesalahan
Siap mental mengharung badai amarah sang penguasa
Sungguh, menguras habis energy cadangan yang tersedia
Berguru dari pengalaman pahit
Menekuni pembelajaran hidup lewat pengalaman
Mungkin aku sudah sedikit tegar dari semalam
Paling tidak, sedikit pintar untuk mencari pondisi kekuatan
Ingin rasanya menuliskan kata semangatmu
Yang pernah kau coret sewaktu jatuhku
Biar ia memomentumkan energy lewat helaian catatanku
Menggelorakan samudera tika kemarau menyapa
Entah sejak bila, kata-kata itu sudah menjadi
“My own brand of Extra-Joss”
Aku tidak pasti selama mana efeknya bisa bertahan
Aku juga tidak tahu sekuat mana ia bakal menjulang
Aku tidak pasti efek sampingnya ke depan
Yang aku pasti, aku akan mengingatnya disela serebrum yang
masih berfungsi
Kau pernah bilang,
Untuk menjadi kuat harus bergantung pada diri
Untuk menjadi tabah ambil jeda sejenak
Untuk tetap semangat kurangkan mengeluh
Katamu, kekuatan itu dibina dari dalam..
Aku ingin menjadi sekuat itu,
Setabah, setangguh dan tetap semangat seperti itu
Mencari locus standi butuh perjuangan
Butuh kerja keras kerja cerdas
Tetaplah menjadi bintang Polaris yang menerangi
Biar saat tersesat
Aku masih bisa merasai benderangmu dan melihat sinarmu
Dari kejauhan yang infiniti..
~amni_shamrah~
05 Februari 2013
08.30pm
Lontara Dua, RSWS