Menghadiri pernikahan salah seorang teman sejawat. Ichot. Alias
Mirza dengan pasangannya Oriza. Terkejut melihat betapa megah dan istimewanya
majlis ini. Bila ditelusuri rupanya Ichot adalah anak kepada salah seorang
politikus Makassar. Pantas saja jalan ke Clarion Hotel macet total.
Kamis, 21 Juni 2012 |
20:38:08 WITA | 277 HITS
Pernikahan Adat ala Mirza dan Oriza
Rossa Guest Star, Amin Rais Jadi Saksi
Pernikahan Adat ala Mirza dan Oriza
Rossa Guest Star, Amin Rais Jadi Saksi
Dok Pribadi
CERIA. Mirza dan Oriza menunjukkan keceriaan saat berpose di Marina Bay, Singapura, beberapa waktu lalu.
CERIA. Mirza dan Oriza menunjukkan keceriaan saat berpose di Marina Bay, Singapura, beberapa waktu lalu.
BERITA TERKAIT:
»
|
|
»
|
|
»
|
|
»
|
|
»
|
|
MAKASSAR, FAJAR -- Nama Mirza dan
Oriza mungkin belum familiar bagi warga Kota Makassar. Tapi orang tua keduanya,
Andry S. Arief Bulu dan Yusran Paris bukan nama baru di kota ini. Mirza putra
pertama dari Andry S. Arief Bulu dan Maya Rahmawati, sedangkan Oriza putri pertama
Yusran Paris dan Yasmin Nuraeny.
Sabtu 23 Juni mendatang, Mirza dan Oriza akan mengikat janji suci dalam akad nikah dan resepsi yang digelar di Phinisi Ballroom Grand Clarion Hotel & Convention Makassar.
Pernikahan ini menjadi salah satu royal wedding selain pernikahan putra pengusaha Rizal Tandiawan yang juga digelar di bulan yang sama.
Mirza yang dihubungi FAJAR kemarin, menampik pesta pernikahannya sebagai pesta yang megah. "Tidak berlebihan kok. Ini full adat. Benar-benar akad nikah sesuai adat, baik dari Bugis maupun dari Makassar. Jadi semacam perkawinan adat Bugis dan Makassar. Kebetulan saya dan Oriza datang dari dua keluarga besar," tutur Mirza.
Bersatunya dua keluarga besar dari dua partai yang berbeda juga bakal mempertemukan para tokoh dari Demokrat maupun PAN. Mirza menyatakan, yang sudah pasti hadir adalah pendiri PAN Amin Rais. Untuk guest starnya sendiri, salah satu diva Indonesia, Rossa juga dipastikan datang.
"Alhamdulillah, Rossa akan hadir di resepsi dan menghibur para undangan. Ini sesuai dengan rencana kami berdua," ujar Mirza.
Mengenai prosesi adat, Mirza memastikan prosesi yang biasa digunakan calon pengantin Bugis Makassar, itu juga yang ia akan lalui. Seperti mappasili, mappaci, sampai mapparola.
Penuh Bunga
Satu hal yang berbeda pada resepsi Mirza dan Oriza adalah sentuhan bunga di mana-mana. Menurut Mirza, berbagai jenis bunga akan menghiasi tempat resepsi mulai dari pintu masuk sampai ke pelaminan.
"Khusus aksen bunga ini ditangani sendiri oleh Koya. Kami mempercayakan semuanya pada Koya termasuk dalam memilih jenis bunga yang akan dihadirkan," urai Mirza. (una)
Sabtu 23 Juni mendatang, Mirza dan Oriza akan mengikat janji suci dalam akad nikah dan resepsi yang digelar di Phinisi Ballroom Grand Clarion Hotel & Convention Makassar.
Pernikahan ini menjadi salah satu royal wedding selain pernikahan putra pengusaha Rizal Tandiawan yang juga digelar di bulan yang sama.
Mirza yang dihubungi FAJAR kemarin, menampik pesta pernikahannya sebagai pesta yang megah. "Tidak berlebihan kok. Ini full adat. Benar-benar akad nikah sesuai adat, baik dari Bugis maupun dari Makassar. Jadi semacam perkawinan adat Bugis dan Makassar. Kebetulan saya dan Oriza datang dari dua keluarga besar," tutur Mirza.
Bersatunya dua keluarga besar dari dua partai yang berbeda juga bakal mempertemukan para tokoh dari Demokrat maupun PAN. Mirza menyatakan, yang sudah pasti hadir adalah pendiri PAN Amin Rais. Untuk guest starnya sendiri, salah satu diva Indonesia, Rossa juga dipastikan datang.
"Alhamdulillah, Rossa akan hadir di resepsi dan menghibur para undangan. Ini sesuai dengan rencana kami berdua," ujar Mirza.
Mengenai prosesi adat, Mirza memastikan prosesi yang biasa digunakan calon pengantin Bugis Makassar, itu juga yang ia akan lalui. Seperti mappasili, mappaci, sampai mapparola.
Penuh Bunga
Satu hal yang berbeda pada resepsi Mirza dan Oriza adalah sentuhan bunga di mana-mana. Menurut Mirza, berbagai jenis bunga akan menghiasi tempat resepsi mulai dari pintu masuk sampai ke pelaminan.
"Khusus aksen bunga ini ditangani sendiri oleh Koya. Kami mempercayakan semuanya pada Koya termasuk dalam memilih jenis bunga yang akan dihadirkan," urai Mirza. (una)
Waduh!! Difikirkan disatu sisi kasihan si Ichot harus
menjalani kehidupan yang tidak pernah mengenal erti kekurangan. Mungkin dia
sudah terbiasa. Tidak hairan jika dia membawa maid dan mesin cuci sewaktu KKN
dulu. Kerna memang semulanya dia terlahir di keluarga politikus kelas atas.
Tapi
sebenarnya pernikahan bukan Cuma persoalan adat dan kemegahan.
Menghadiri proses pernikahan yang begini membuat diri
mengimbas kembali pelajaran baitul muslim.. pernikahan yang berkah..yang terasa
sakinahnya.. mawadahnya..tak perlu terlalu mewah terlalu megah. Cukup sederhana
saja. Mengikut adat boleh-boleh saja asal tidak melanggar syariat dan adab. Berbelanja
bisa saja tapi biarlah yang member manfaat. Pernikahan yang berkah itu yang
sederhana tidak membazir tapi di dalamnya orang berdatangan untuk mendoakan.. Di
saat seseorang melaksanakan aqad pernikahan, maka ia akan mendapatkan banyak
ucapan do’a dari para undangan dengan do’a keberkahan sebagaimana diajarkan
oleh Rasulullah SAW; “Semoga Allah memberkahimu, dan menetapkan keberkahan
atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.” Do’a ini sarat dengan
makna yang mendalam, bahwa pernikahan seharusnya akan mendatangkan banyak
keberkahan bagi pelakunya.

0 ulasan:
Catat Ulasan