Alhamdulillah setelah mengharungi ujian yang maha berat untuk pulang ke kampong halaman, akhirnya berjaya juga pulang. Adat hari kerja, pasti ummi dan Ijah ke sekolah menjalani rutinitas harian. Sementara diri, akan menjalani rutinitas baru. Attachment di klinik ayah.
Hari pertama, seperti kebiasaannya di Poliklinik sewaktu di Makassar, diri akan berdiri disamping dokter (ayahku) sambil memerhati pesakit yang datang. Tak menang mulut ayah dibuatnya untuk memperkenalkan diri sebagai medical student @ anaknya. Hihi..mungkin kerna klinik private, makanya kerahsiaan si pesakit lebih menjadi keutamaan.
Meski penyakit yang sama (itu ituji), tapi tetap penanganannya sedikit berbeda. Kalau waktu dipoli, untuk diarrhea, pasti dikasikan zink, dan oralit, disini ayah menggunakan modim dan hyamide. Hmm, nampaknya diri harus lebih terbiasa dengan adaptasi ubat-ubatan nantinya. Sudah memang agak lemah dengan ubat..
Ada lagi bedanya, jika di poliklinik interna di Makassar, secepat-cepatnya mahu diselesaikan pasien yang datang, ayah lebih mengambil waktu bersama dengan pesakit. Hamper semua pesakitnya dikenali dengan baik sampai keluarganya yang lain. Biar yang namanya seorang terdaftar, nanti yang diperiksa didalam hamper 1 keluarga..hihi.. kata ayah, hubungan yang baik dengan pesakit juga membuatkan pesakit amat selesa untuk dirawat oleh kita.
;









